KKN UIN Walisongo Ajari Siswa SD Bungo 1 Demak Ubah Tutup Botol Bekas Jadi Ganci Kreatif

Selain melatih kreativitas siswa, kegiatan mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 21 ini juga mengajarkan pemanfaatan limbah plastik menjadi produk sederhana yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis.

Demak, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 21 menggelar pelatihan pembuatan gantungan kunci dari tutup botol bekas bersama siswa kelas 5 SD Bungo 1, Kabupaten Demak, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas siswa sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomis.

Kegiatan edukatif ini diikuti oleh 28 siswa kelas 5 dengan tujuan meningkatkan kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Dalam pelatihan tersebut, siswa diajak memanfaatkan tutup botol bekas menjadi gantungan kunci unik yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis.

Dengan bimbingan mahasiswa KKN, para siswa mulai mengolah tutup botol plastik warna-warni menjadi berbagai bentuk gantungan kunci kreatif.

Suasana kelas berlangsung interaktif karena siswa aktif berdiskusi, bertanya, hingga saling menunjukkan hasil karya mereka kepada teman-teman.

Guru SD Bungo 1, Umar, mengapresiasi kegiatan yang dinilai mampu memberikan pembelajaran positif bagi siswa melalui praktik langsung yang menyenangkan.

“Anak-anak belajar bahwa barang bekas tidak selalu menjadi sampah, tetapi bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kegiatan ini juga melatih kreativitas sekaligus menanamkan rasa peduli lingkungan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan guru SD Bungo 1 lainnya, Ahmad. Menurutnya, metode pembelajaran berbasis praktik langsung lebih efektif dalam meningkatkan semangat belajar siswa dibandingkan pembelajaran teori semata.

“Kalau belajar sambil praktik seperti ini, anak-anak jadi lebih aktif dan suasana kelas terasa lebih hidup,” katanya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 21, Muhammad Lubab, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program edukasi lingkungan yang bertujuan mengurangi limbah plastik di lingkungan sekolah.

“Kami ingin mengajak adik-adik memahami bahwa sampah plastik seperti tutup botol masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi barang kreatif dan bernilai ekonomis jika diolah dengan baik,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sambil menunjukkan hasil gantungan kunci karya para siswa.

Berbagai hasil kreasi unik tersebut kemudian dipamerkan di depan kelas dan mendapat apresiasi dari guru maupun mahasiswa pendamping.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berharap siswa semakin kreatif, peduli lingkungan, dan mampu melihat peluang pemanfaatan barang bekas menjadi produk yang bernilai guna.

Penulis: Tim mahasiswa KKN
Editor: R. Dian Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN