Bank Jateng Rembang Catat Kinerja Cemerlang, Setor Dividen Rp9,07 Miliar untuk Pemkab

Bank Jateng optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Rembang.

REMBANG, Jatengnews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) Cabang Rembang menorehkan kinerja impresif sepanjang tahun buku 2025.

Selain meraih predikat “Champion” berkat tingkat rentabilitas yang sangat tinggi, bank daerah tersebut juga berhasil menyetorkan dividen sebesar Rp9,07 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang.

Capaian tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam audiensi jajaran direksi Bank Jateng dengan Bupati Rembang, Harno, di kediaman pribadinya pada Jumat (29/5/2026).

Pertemuan itu dihadiri Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Erik Abibon, Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Eko Tri Prasetyo, Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Pati Pramudjianto, serta Pemimpin Bank Jateng Cabang Rembang Eviek Susandari.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Erik Abibon, menjelaskan bahwa predikat Champion yang diraih Cabang Rembang didukung oleh pengelolaan bisnis yang sehat dan efisien. Hal tersebut tercermin dari tingkat rentabilitas yang mencapai 24,27 persen.

Selain itu, Bank Jateng juga menunjukkan dominasi yang kuat di segmen Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Rembang. Dari sekitar 7.800 ASN di lingkungan Pemkab Rembang, sebanyak 54,15 persen tercatat menjadi nasabah Bank Jateng.

“Meski saat ini terdapat tantangan akibat penyesuaian anggaran daerah dari pemerintah pusat, komitmen kami untuk memberikan imbal hasil yang optimal serta menjaga tata kelola perusahaan yang baik tetap menjadi prioritas. Ini merupakan bentuk dukungan nyata Bank Jateng terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Erik.

Di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah yang berdampak pada kemampuan penambahan penyertaan modal, Bank Jateng dan Pemkab Rembang sepakat memperkuat kolaborasi melalui pengembangan layanan digital guna mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Bank Jateng, Eko Tri Prasetyo, menilai Kabupaten Rembang memiliki potensi besar untuk pengembangan ekosistem digital, terutama pada sektor pariwisata, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

“Transformasi digital di Rembang sudah berjalan, namun peluang untuk mempercepat pemanfaatannya masih sangat besar. Kami akan mendorong digitalisasi yang lebih masif dan tepat sasaran, khususnya pada sektor-sektor unggulan daerah dengan menggandeng berbagai dinas terkait,” katanya.

Selain memperkuat layanan digital, Bank Jateng juga tengah menyiapkan agenda **customer gathering** guna memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan penetrasi pasar di Kabupaten Rembang.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Rembang, Harno. Menurutnya, kontribusi dividen yang diberikan Bank Jateng memiliki arti penting bagi pembangunan daerah, terutama di tengah kondisi anggaran yang terbatas.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rembang, kami mengapresiasi kontribusi dividen lebih dari Rp9 miliar yang diberikan Bank Jateng. Dana ini sangat membantu pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan fiskal yang ada,” ungkapnya.

Harno menambahkan, bertambahnya jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Rembang yang turut meningkatkan alokasi dana daerah sekitar Rp15 miliar, menjadi peluang strategis bagi pengembangan berbagai produk perbankan Bank Jateng.

Produk yang akan dioptimalkan antara lain Kredit ASN, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi melalui skema payroll, serta Kredit Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya digitalisasi yang digagas Bank Jateng karena diyakini mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi melalui digitalisasi sektor riil seperti TPI dan UMKM dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Kami mendukung penuh langkah Bank Jateng dalam menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan bermanfaat bagi ASN maupun masyarakat luas,” tegas Harno.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan sektor perbankan, Bank Jateng optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Rembang.

Penulis      : Alif Nazzala Rizqi

Editor         : Jaka Nuswantara

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN