KKN UIN Walisongo Tanam 80 Tunas Kelapa di Sendang Dawuhan, Wujudkan Desa Hijau dan Ketahanan Pangan

Sebanyak 80 tunas kelapa ditanam sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Desa Sendang Dawuhan

Kendal, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 163 bersama Pemerintah Desa Sendang Dawuhan menggelar kegiatan penanaman tunas kelapa.

Kegiatan berlangsung di sepanjang tepi jalan yang berbatasan dengan area persawahan Desa Sendang Dawuhan, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan ini sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sendang Dawuhan, Waryono, S.H., dan melibatkan mahasiswa KKN, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Penanaman pohon ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.

Kepala Desa Sendang Dawuhan, Waryono, S.H., mengatakan bahwa penanaman tunas kelapa tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pada masa mendatang, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

“Penanaman tunas kelapa ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Pohon-pohon ini nantinya akan menyumbang oksigen yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Semoga apa yang kita tanam hari ini memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Sebanyak 80 tunas kelapa telah disiapkan untuk ditanam. Namun, pada tahap pertama baru sebagian bibit yang berhasil ditanam karena kegiatan harus dihentikan saat waktu Magrib. Penanaman akan dilanjutkan pada kesempatan berikutnya hingga seluruh tunas kelapa tertanam.

Kegiatan ini diikuti oleh 15 mahasiswa KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 163, yang terdiri atas tujuh mahasiswa perempuan dan delapan mahasiswa laki-laki. Mereka bekerja sama dengan perangkat desa dan masyarakat dalam proses penanaman bibit di sejumlah titik yang telah ditentukan.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 163, Muhammad Khilmi Zakariya, menyampaikan bahwa program penanaman pohon merupakan bentuk pengabdian yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami percaya pohon yang ditanam hari ini akan tumbuh menjadi manfaat yang dapat dirasakan oleh generasi mendatang. Pengabdian terbaik adalah pengabdian yang meninggalkan manfaat yang terus tumbuh. Penanaman ini kami harapkan menjadi warisan bagi desa yang manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” ungkapnya.

Program penanaman tunas kelapa ini diharapkan mampu mendukung penghijauan desa, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat melalui hasil panen kelapa di masa mendatang.

Mahasiswa KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 163 juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sendang Dawuhan dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi ini diharapkan dapat terus terjalin melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan penanaman tunas kelapa ini, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Posko 163 berharap dapat meninggalkan jejak pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Sendang Dawuhan.

Selain itu, program ini diharapkan memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN