SEMARANG, Jatengnews.id – MPX Indonesia resmi menggelar pameran building material, arsitektur, interior, dan teknologi bangunan IMPACT+ Semarang 2026 di The Suri Ballroom, Queen City Mall Semarang, Kamis (23/7/2026).
Ajang ini menghadirkan lebih dari 60 merek ternama sekaligus mencetak rekor dengan lebih dari 1.000 pendaftar, menjadi jumlah peserta terbanyak sepanjang rangkaian roadshow IMPACT+ sejak Januari 2026.
Pameran yang didukung Fortress – Pintu Baja Motif Kayu tersebut menjadi wadah bertemunya pelaku industri konstruksi, arsitektur, hingga desain interior. Semarang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai sebagai salah satu pusat pertumbuhan sektor properti, konstruksi, dan infrastruktur di Jawa Tengah yang memiliki potensi besar dalam memperkuat kolaborasi bisnis.
Tingginya antusiasme peserta juga dipengaruhi kehadiran arsitek ternama Andra Matin dan praktisi industri Oscar Randy sebagai keynote speaker. Keduanya membawakan materi bertajuk *365 Days Building Business Management in Architecture Firms*, yang memberikan wawasan mengenai pengelolaan bisnis di bidang arsitektur kepada para arsitek, developer, kontraktor, desainer interior, hingga pelaku industri.
Managing Director MPX Indonesia, Antonius Yan Halim, mengatakan penyelenggaraan IMPACT+ tidak hanya berfokus pada pameran produk, tetapi juga menghadirkan edukasi dan peluang kolaborasi bagi para pelaku industri.
“Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pameran. Dengan menghadirkan Andra Matin dan Oscar Randy sebagai keynote speaker, kami memberikan nilai tambah berupa insight langsung dari para praktisi terbaik di Indonesia. Antusiasme lebih dari 1.000 pendaftar membuktikan bahwa kombinasi edukasi berkualitas, inovasi dari lebih dari 60 brand, dan peluang networking mampu menciptakan momentum yang sangat positif bagi industri,” ujarnya.
Dalam pameran ini, pengunjung dapat melihat berbagai inovasi produk dari puluhan merek nasional maupun internasional, di antaranya Fortress, EcoFlow, AlphaMax, Artavia, Duma, Frantinco, JUNG, Platinum Infinity Ceramics, Starkfloor, TOSTEM, Dahua Technology, Propan Raya, Saint-Gobain, SGG, Onna, Pergo, Lavish, Lumigral, Maxxiroof, Miraco, Varia, V-Door, Zimmer, serta berbagai brand lainnya.
Selain menampilkan produk terbaru, IMPACT+ Semarang 2026 juga menjadi ajang memperluas jejaring bisnis antara produsen, distributor, arsitek, kontraktor, dan pengembang yang selama ini menjadi bagian penting dalam rantai industri bangunan.
MPX Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, exhibitor, asosiasi profesi, media, komunitas, dan pengunjung atas dukungan terhadap penyelenggaraan acara tersebut. Melalui IMPACT+ Semarang 2026, perusahaan berharap platform ini dapat terus memperkuat kolaborasi, mempercepat inovasi, serta mendorong pertumbuhan industri building material dan arsitektur di Indonesia.
Dalam gelaran yang berlangsung di Semarang, perusahaan menargetkan nilai transaksi mencapai Rp400 juta hingga Rp500 juta, bahkan optimistis mampu menembus Rp1 miliar hanya dalam satu hari penyelenggaraan.
Koordinator Project Fortress Area Jawa Bali Nusa Tenggara, Muhammad Al Amin Sholeh, mengatakan kerja sama dengan MPX telah terjalin selama beberapa tahun terakhir dan terbukti memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan.
Al Amin menjelaskan, Fortress membawa sejumlah produk unggulan dalam pameran tersebut, di antaranya pintu baja Fortress, Smart Lock, Metal Wall Panel, serta Alumino pintu kamar mandi. Produk-produk tersebut telah digunakan oleh berbagai segmen pasar, mulai dari masyarakat umum, toko bangunan, instansi pemerintah, kementerian hingga sekolah.
Salah satu produk yang menjadi andalan adalah pintu baja khusus rumah subsidi yang mulai dipasarkan sejak tahun lalu. Produk ini dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai asosiasi perumahan untuk memenuhi kebutuhan hunian bersubsidi dengan harga yang terjangkau.
“Harga pintu baja untuk rumah subsidi memang kami sesuaikan dengan segmennya. Kami mendukung kebutuhan anggota asosiasi perumahan di seluruh Indonesia, dan Jawa Tengah menjadi salah satu pasar terbesar kami,” imbuhya.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


