JAKARTA, Jatengnews.id – Warga Jakarta perlu bersiap menghadapi cuaca panas pada Rabu (17/6/2026).
Suhu udara diprakirakan mencapai 33 derajat Celsius dengan paparan indeks ultraviolet (UV) berada pada level ekstrem. Sementara itu, hujan ringan berpotensi turun pada malam hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca Weather Channel, kondisi langit Jakarta akan didominasi cerah berawan sejak pagi hingga sore. Cuaca mulai berubah pada malam hari dengan peluang hujan ringan mencapai 31 persen.
Pada siang hari, suhu tertinggi diperkirakan mencapai 33°C dengan kondisi paling panas terjadi sekitar pukul 10.00-15.00 WIB. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diimbau meningkatkan kewaspadaan karena indeks UV mencapai level 11 atau kategori ekstrem.
Paparan UV ekstrem diperkirakan mencapai puncaknya sekitar pukul 12.00 WIB. Pada periode 11.00-13.00 WIB, indeks UV berada pada tingkat sangat tinggi hingga ekstrem yang dapat meningkatkan risiko kulit terbakar apabila tanpa perlindungan.
Rincian prakiraan cuaca Jakarta
Pagi (06.00-09.00 WIB): Berawan sebagian dengan suhu 26-29°C. Indeks UV mulai meningkat hingga level sedang.
Siang (10.00-15.00 WIB): Cerah berawan, suhu 31-33°C. Menjadi periode terpanas dengan paparan UV tertinggi.
Sore (16.00-18.00 WIB): Berawan sebagian, suhu mulai turun sekitar 29-31°C.
Malam (19.00-23.00 WIB): Berawan dengan potensi hujan ringan, suhu berkisar 28-29°C.
Selain faktor panas, kualitas udara Jakarta juga perlu diperhatikan. Indeks kualitas udara (AQI) berada di angka 146 atau kategori tidak sehat, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, serta penderita gangguan pernapasan dan penyakit jantung.
Matahari diperkirakan terbit pukul 06.00 WIB dan terbenam pukul 17.46 WIB.
Untuk menghadapi cuaca panas, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas langsung di bawah matahari pada tengah hari, menggunakan pelindung seperti tabir surya SPF 50+, topi, dan kacamata UV. Warga juga diminta memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi.
Pengendara motor disarankan tetap membawa perlengkapan hujan karena hujan ringan berpeluang terjadi mulai malam hari.
Kondisi cuaca panas ini berlangsung di tengah musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dari kondisi normal. Masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan, menggunakan air secara bijak, serta mewaspadai risiko gangguan akibat suhu panas seperti heat stroke.
Penulis: Alif Nazzala Rizqi
Editor: Jaka Nuswantara


