SOLO, Jatengnews.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memanfaatkan kehadirannya di Soekarno Run 2026 di kawasan Alun-Alun Utara Surakarta, Minggu (28/6/2026), untuk memperkuat kolaborasi antardaerah melalui pengembangan sport tourism.
Menurutnya, event olahraga kini menjadi salah satu instrumen efektif dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Agustina mengatakan, tren penyelenggaraan event lari dan olahraga lainnya tidak hanya menghadirkan manfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan.
Ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah ikut memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Setiap daerah memiliki potensi yang dapat saling mendukung. Melalui event seperti ini, kita tidak hanya berolahraga bersama, tetapi juga membangun jejaring, memperkuat promosi wisata, dan mengembangkan ekosistem sport tourism secara bersama-sama,” ujar Agustina.
Ia menilai, semakin banyak event olahraga yang digelar secara berkelanjutan, semakin besar pula peluang daerah untuk memperkenalkan destinasi wisata, produk lokal, hingga kekayaan budaya kepada masyarakat luas. Karena itu, sinergi antarpemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperkuat daya tarik wisata di Jawa Tengah.
“Event olahraga memiliki multiplier effect yang luar biasa. Kehadiran peserta membuat hotel terisi, transportasi bergeliat, UMKM meningkat penjualannya, dan kuliner khas daerah semakin dikenal. Ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan bersama,” katanya.
Di sela-sela kegiatan, Agustina juga menikmati sate kere, kuliner legendaris khas Solo yang telah menjadi salah satu ikon wisata kuliner Kota Bengawan. Baginya, pengalaman mencicipi makanan khas daerah merupakan bagian dari perjalanan wisata yang melengkapi sebuah event.
Ia berharap kolaborasi melalui penyelenggaraan event olahraga terus diperluas agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh daerah penyelenggara, tetapi juga mampu memperkuat konektivitas pariwisata di seluruh Jawa Tengah.
Dengan demikian, sport tourism dapat berkembang menjadi sektor yang memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara


