SEMARANG, Jatengnews.id – Lazismu Wilayah Jawa Tengah resmi dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2027. Penunjukan tersebut menjadi momentum penting bagi Jawa Tengah untuk mengambil peran lebih besar dalam mendorong penguatan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan umat.
Kepercayaan tersebut ditetapkan dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah pada Rabu (1/7/2026).
Pertemuan dihadiri Ketua Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujaddid Rais, M.IR, Ketua PWM Jawa Tengah Dr. H. Tafsir, M.Ag, Sekretaris PWM Jawa Tengah H. Dodok Sartono, S.E., M.M., Ketua Lazismu Jawa Tengah Dwi Swasana Ramadhan, S.E., M.SEI., Ak., CTA, ACPA, CertDA, beserta jajaran pengurus dan panitia inti Rakernas Lazismu 2027.
Sebagai tuan rumah, Lazismu Jawa Tengah menyiapkan konsep penyelenggaraan yang lebih luas dari sekadar forum penyusunan program kerja. Rakernas 2027 dirancang menjadi ajang penguatan kapasitas amil, pengembangan kelembagaan, sekaligus ruang kolaborasi untuk menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat nasional.
Salah satu agenda utama yang akan digelar adalah Sekolah Amil, program peningkatan kompetensi bagi para pengelola zakat di lingkungan Lazismu. Melalui program ini, peserta akan memperoleh penguatan kemampuan teknis, pemahaman syariah, hingga tata kelola dan manajemen lembaga agar mampu menjawab tantangan pengelolaan zakat yang terus berkembang.
Selain itu, Rakernas juga akan diramaikan dengan simposium nasional yang mempertemukan akademisi, praktisi filantropi Islam, pengelola zakat, serta para pemangku kepentingan. Forum ini diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus merumuskan langkah bersama dalam memperkuat tata kelola lembaga zakat di Indonesia.
“Simposium ini kami hadirkan sebagai wadah konsolidasi ide dan gagasan lintas wilayah. Kami ingin memastikan seluruh jaringan kelembagaan memiliki visi yang selaras dalam menerapkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing,” ujar perwakilan panitia pelaksana Rakernas Lazismu 2027.
Tak hanya itu, Rakernas Lazismu 2027 juga akan menghadirkan pemaparan hasil riset kolaboratif mengenai potensi, tantangan, dan inovasi pengelolaan zakat di Indonesia. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan rekomendasi strategis yang berbasis data sehingga pengelolaan dan penyaluran dana zakat semakin efektif serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui berbagai agenda tersebut, Rakernas Lazismu 2027 di Jawa Tengah diharapkan menjadi lebih dari sekadar pertemuan tahunan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan gagasan baru, memperkuat kolaborasi antarlembaga, serta mendorong lahirnya tata kelola zakat yang semakin profesional demi mendukung pemberdayaan dan kemandirian ekonomi umat.
Menjelang pelaksanaannya, Lazismu Jawa Tengah bersama seluruh panitia terus mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut peserta dan delegasi dari seluruh Indonesia agar Rakernas Lazismu 2027 dapat berlangsung sukses dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan filantropi Islam di Tanah Air. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara


