GROBOGAN, Jatengnews.id — Tim Pengabdian Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar pelatihan intensif bagi guru-guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) Kabupaten Grobogan di SMKN 1 Purwodadi, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan ini digelar untuk merevolusi pembelajaran vokasi berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Pelatihan yang berfokus pada pendekatan Deep Learning berkolaborasi dengan aplikasi mind mapping berbasis AI, Xmind, ini dipimpin oleh Dr. Agung Kuswantoro, S.Pd., M.Pd. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNNES.
Dr. Agung menegaskan, era digital menuntut transformasi paradigma mengajar agar lulusan SMK memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
“Kami ingin guru-guru tidak lagi mengajar dengan metode lama, tetapi mampu merancang perangkat pembelajaran yang mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan cerdas memecahkan masalah,” ujar Agung di sela-sela kegiatan.
Dalam sesi “klinik” interaktif, Dosen Teknologi Pendidikan FIPP UNNES, Abdul Arif, S.Pd., M.Pd., membimbing para peserta mentransformasi materi ajar konvensional menjadi visualisasi digital yang dinamis.
Guru-guru dilatih mengeksplorasi fitur berbasis AI pada aplikasi Xmind, seperti Grow Ideas untuk pengembangan ide otomatis, serta Chat to Map yang memungkinkan analisis materi melalui bantuan chatbot. Selain itu, fitur Org Chart, Timeline, dan Pitch Mode dimanfaatkan untuk menyusun struktur organisasi hingga presentasi interaktif secara instan.
“Xmind bukan sekadar alat mencatat, melainkan asisten cerdas yang membantu guru mengorganisasi ide kompleks seperti prosedur kerja agar lebih intuitif bagi siswa,” jelas Abdul.
Pelatihan ini juga menanamkan tiga pilar utama Deep Learning, yaitu meaningful learning (belajar bermakna), mindful learning (belajar dengan kesadaran), dan joyful learning (belajar menyenangkan).
Ketua MGMP MPLB Grobogan, Emi Nurcahyaningsih, M.Pd., mengapresiasi langkah UNNES yang turun langsung mendampingi para pendidik di daerah. Menurutnya, materi pelatihan ini sangat relevan untuk penyusunan modul ajar dan instrumen evaluasi terkini.
Apresiasi senada disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 1 Purwodadi, Krisna Eka Puji Santosa, S.Kom. Ia berharap sinergi berkelanjutan ini dapat memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Grobogan, sejalan dengan misi nasional Asta Cita dalam pembangunan SDM serta sains dan teknologi.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


