Mahasiswa KKN Undip Susun Booklet Jelajah UMKM Desa Jambanan, Dorong Promosi Potensi Ekonomi Lokal

Publikasi tersebut disusun sebagai media informasi yang melengkapi pemetaan UMKM unggulan Desa Jambanan.

SRAGEN, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, turut mendorong pengenalan dan promosi potensi ekonomi masyarakat melalui penyusunan booklet “Jelajah UMKM Desa Jambanan”.

Publikasi tersebut disusun sebagai media informasi yang melengkapi pemetaan UMKM unggulan Desa Jambanan. Melalui booklet ini, informasi mengenai profil usaha dan produk lokal dikemas secara lebih terstruktur sehingga mudah dipahami dan diakses masyarakat.

Program tersebut digagas oleh Zahra Salsabila, mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Undip. Kegiatan ini berangkat dari kebutuhan untuk menghimpun berbagai informasi mengenai UMKM lokal yang sebelumnya masih tersebar dan belum terdokumentasi dalam satu media informasi.

Berdasarkan hasil survei, Desa Jambanan memiliki beragam potensi usaha, mulai dari produk olahan pangan hingga sektor pertanian. Namun, informasi mengenai profil usaha, jenis produk, kisaran harga, lokasi, hingga kontak pemesanan belum tersedia secara terpadu.

Kondisi tersebut kemudian mendorong mahasiswa KKN untuk menginisiasi penyusunan booklet sebagai media informasi praktis yang dapat membantu masyarakat mengenali sekaligus memperoleh informasi mengenai produk-produk unggulan Desa Jambanan.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa memanfaatkan pendekatan keilmuan Ilmu Perpustakaan dan Informasi, khususnya dalam aspek pengorganisasian informasi atau information organizing. Informasi yang diperoleh dari para pelaku usaha diseleksi, dicatat, kemudian disusun secara sistematis agar mudah ditemukan dan dipahami oleh pembaca.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan sejumlah pelaku UMKM di Desa Jambanan. Sebanyak enam UMKM kemudian dipilih untuk dimuat dalam booklet, yakni Kopi Gati Roastery, Bandeng Raos Echo, Kuala Jamur, Tempe Bu Sari, Tahu Premium FITahu, dan Greenhouse Melon.

Keenam UMKM tersebut menunjukkan beragam potensi ekonomi yang dimiliki Desa Jambanan. Produk yang ditawarkan tidak hanya berasal dari sektor olahan pangan, tetapi juga mencakup potensi pertanian yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Setiap profil UMKM dalam booklet “Jelajah UMKM Desa Jambanan” dilengkapi dengan informasi mengenai deskripsi usaha, keunggulan produk, kisaran harga, kontak pemesanan, serta lokasi usaha.

Penyajian informasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap kepada masyarakat mengenai produk lokal sekaligus memudahkan calon konsumen untuk menghubungi pelaku usaha.

Booklet tersebut selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Desa Jambanan untuk dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media informasi mengenai potensi UMKM lokal.

Publikasi ini juga menjadi bagian pendukung program kerja multidisiplin bertajuk “Penguatan Ekonomi Lokal melalui Pemetaan UMKM Desa Jambanan”.

Jika pemetaan UMKM memberikan gambaran mengenai persebaran lokasi usaha, booklet “Jelajah UMKM Desa Jambanan” hadir untuk memberikan informasi yang lebih mendalam mengenai profil, produk, serta akses pemesanan dari masing-masing UMKM.

Zahra mengatakan, penyusunan booklet tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu yang dipelajari di bangku perkuliahan untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat.

Melalui pengorganisasian informasi, data mengenai UMKM yang sebelumnya tersebar dapat dihimpun menjadi satu publikasi yang lebih terstruktur dan mudah diakses.

Selain membantu masyarakat mengenali produk lokal, keberadaan booklet tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pendukung promosi bagi para pelaku UMKM Desa Jambanan.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Dengan tersedianya informasi UMKM dalam satu media yang terorganisasi, masyarakat maupun pihak-pihak yang berkepentingan diharapkan semakin mudah mengenali potensi ekonomi Desa Jambanan.

Ke depan, “Jelajah UMKM Desa Jambanan” diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai media pendukung promosi UMKM, sehingga potensi usaha masyarakat semakin dikenal dan mampu berkontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.


Penulis   : Tim Mahasiswa KKN

Editor     : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN