Mahasiswi KKN Undip Kembangkan Booklet Digital untuk Perkuat Gerakan Cegah Stunting di Polanharjo
KLATEN, Jatengnews.id – Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip), Dewi Fatimah, turut berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
Melalui program multidisiplin bertajuk “Gerakan Cegah Stunting”, Dewi mengambil peran dalam merancang buku saku atau booklet edukasi sekaligus mengembangkan versi digital dalam bentuk flipbook.
Program tersebut merupakan salah satu program kerja besar yang melibatkan seluruh anggota KKN Reguler Tim II Undip Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo. Kegiatan sosialisasi pencegahan stunting kepada ibu hamil dan remaja putri dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2026) melalui kolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Provinsi Jawa Tengah.
Dalam program ini, Dewi bertanggung jawab pada aspek desain visual media edukasi. Ia merancang buku saku berjudul “Gerakan Cegah Stunting: Cegah Stunting Sejak Dini, Bersama Wujudkan Generasi Berkualitas”.
Booklet tersebut disusun sebagai media informasi praktis yang memuat berbagai materi mengenai pencegahan stunting. Materi di dalamnya mencakup hak-hak kesehatan dan gizi bagi remaja putri, ibu, dan anak, program Aksi Pangan Lokal (APAL), metode memasak yang tepat untuk mempertahankan kandungan gizi, perhitungan biaya Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pengelolaan keuangan keluarga, hingga penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Tidak berhenti pada versi cetak, Dewi juga mengembangkan booklet tersebut menjadi media digital berbentuk flipbook. Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengakses materi edukasi melalui kode QR maupun tautan bit.ly yang disediakan.
Pengembangan versi digital tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan informasi. Masyarakat, khususnya ibu hamil dan remaja putri sebagai sasaran utama program, dapat membuka materi melalui ponsel tanpa harus bergantung pada ketersediaan booklet dalam bentuk fisik.
Dengan sistem tersebut, peserta sosialisasi juga dapat mempelajari kembali materi yang telah disampaikan meskipun kegiatan edukasi hanya berlangsung satu kali. Informasi mengenai pencegahan stunting dapat disimpan, dibuka kembali, dan dibagikan kepada keluarga maupun masyarakat lainnya.
“Booklet ini diharapkan tidak hanya menjadi media saat kegiatan sosialisasi berlangsung, tetapi juga dapat digunakan masyarakat sebagai panduan yang bisa diakses kembali kapan saja,” demikian tujuan pengembangan media edukasi tersebut.
Booklet cetak dan versi digital yang telah diselesaikan selanjutnya diserahkan kepada Balai Desa Karanglo pada Selasa (11/8/2026). Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya memastikan hasil program KKN dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat di Kecamatan Polanharjo.
Kontribusi Dewi melalui pengembangan media edukasi tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-2 atau Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) dan tujuan ke-3 atau Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being).
Melalui penyediaan media edukasi yang praktis, informatif, dan mudah diakses, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan sejak dini.
Dewi berharap booklet dan flipbook “Gerakan Cegah Stunting” dapat terus digunakan oleh masyarakat Kecamatan Polanharjo, terutama ibu hamil dan remaja putri.
Kehadiran media tersebut diharapkan mampu menjadi panduan sederhana dalam membangun kesadaran serta mendorong langkah nyata untuk mencegah stunting sejak dini demi mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi





