KKNT IDBU 26 Undip Ajak Siswa SD Negeri 2 Kalongan Biasakan Hidup Aktif Lewat Senam Ceria

Senam Ceria: Gerak Aktif Anak Sehat” merupakan bagian dari rangkaian Program Sosial Kemasyarakatan KKNT IDBU 26 Undip sekaligus bagian dari program pengabdian Iptek bagi Desa Binaan (IDBU) Tahun 2026.

SEMARANG, Jatengnews.id— Upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat pada anak sejak usia dini terus dilakukan melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan.

Salah satunya diwujudkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU 26 Universitas Diponegoro (Undip) melalui program “Senam Ceria: Gerak Aktif Anak Sehat” di SD Negeri 2 Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026) tersebut menyasar siswa kelas 3B SD Negeri 2 Kalongan, Desa Kalongan. Program ini bertujuan mengenalkan pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan sekaligus mendorong siswa membangun kebiasaan bergerak aktif sejak dini.

“Senam Ceria: Gerak Aktif Anak Sehat” merupakan bagian dari rangkaian Program Sosial Kemasyarakatan KKNT IDBU 26 Undip sekaligus bagian dari program pengabdian Iptek bagi Desa Binaan (IDBU) Tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengemas edukasi kesehatan dengan metode sederhana, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar.

Farah Nur Zuhratus Shabihah dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip menjadi penanggung jawab pelaksanaan program edukasi. Sementara itu, tim pengabdian IDBU 2026 diketuai Lintang Dian Saraswati, S.K.M., M.Epid., Ph.D. dari Bagian Epidemiologi dan Penyakit Tropik FKM Undip.

Tim pengabdian juga melibatkan Prof. Dr. dr. Bagoes Widjanarko, M.P.H. dari Bagian Promosi Kesehatan FKM Undip serta Dr. Vivi Endar Herawati, S.Pi., M.Si. dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip.

Materi edukasi disampaikan melalui presentasi singkat menggunakan media PowerPoint (PPT). Para siswa diperkenalkan dengan pengertian aktivitas fisik, alasan pentingnya tubuh tetap aktif, manfaat bergerak bagi kesehatan, hingga durasi aktivitas fisik yang dianjurkan bagi anak-anak.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik Senam Ceria bersama. Gerakan senam dilakukan dengan iringan musik yang ceria sehingga siswa lebih mudah mengikuti setiap gerakan sekaligus menikmati proses pembelajaran.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa aktivitas fisik secara rutin tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga membantu melatih koordinasi gerak serta meningkatkan semangat dan kesiapan mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Suasana kegiatan pun berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Para siswa kelas 3B terlihat memperhatikan materi yang diberikan dan mengikuti gerakan senam dari awal hingga akhir.

Antusiasme semakin terasa ketika sesi senam dimulai. Siswa mengikuti setiap gerakan secara bersama-sama. Beberapa di antaranya bahkan tampak tertawa dan bersorak riang mengikuti irama musik.

Pendekatan edukasi yang dipadukan dengan aktivitas fisik tersebut membuat pesan mengenai pentingnya hidup aktif menjadi lebih mudah diterima dan diingat oleh siswa.

Kepala SD Negeri 2 Kalongan, Siti Aidah, S.Pd.SD, menyambut baik pelaksanaan program yang diberikan mahasiswa KKNT IDBU 26 Undip. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan tambahan yang bermanfaat bagi siswa, khususnya dalam membangun kebiasaan hidup aktif dan sehat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Senam Ceria ini. Anak-anak jadi lebih bersemangat bergerak dan sekolah pun senang karena kegiatannya dikemas dengan cara yang menyenangkan, tidak membosankan bagi siswa,” ujar Siti Aidah.

Hal senada disampaikan wali kelas 3B, Riza. Ia menilai edukasi mengenai aktivitas fisik penting diberikan sejak usia dini agar anak terbiasa bergerak dan memahami manfaatnya bagi kesehatan.

“Anak-anak terlihat sangat senang, apalagi saat sesi senam sambil diiringi musik. Semoga kebiasaan bergerak aktif seperti ini bisa terus mereka bawa, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah,” tuturnya.

Sementara itu, Farah mengatakan program tersebut sengaja dirancang menggunakan pendekatan sederhana dan menyenangkan agar pesan kesehatan dapat dipahami sekaligus dipraktikkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak anak-anak untuk membiasakan diri bergerak aktif sejak dini. Harapannya, kebiasaan ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi bisa terus mereka lakukan supaya tubuhnya semakin sehat dan bugar,” jelas Farah.

Antusiasme siswa menjadi salah satu hal yang menonjol selama kegiatan. Keterlibatan mereka dalam sesi tanya jawab, respons terhadap materi, serta semangat mengikuti senam menunjukkan bahwa metode visual dan interaktif dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi anak.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai pentingnya aktivitas fisik, tetapi juga mendorong siswa untuk mempraktikkan kebiasaan bergerak aktif dalam keseharian.

Program “Senam Ceria: Gerak Aktif Anak Sehat” turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Good Health and Well-Being serta SDG 4 tentang Quality Education.

Melalui edukasi kesehatan yang dipadukan dengan aktivitas fisik, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menanamkan pola hidup aktif sejak usia dini.

KKNT IDBU 26 Undip berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aktif, dan menyenangkan. Kebiasaan sederhana seperti rutin bergerak dan berolahraga diharapkan dapat terus diterapkan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.





Penulis   : Tim Mahasiswa KKN

Editor     : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN