KKN UPGRIS Edukasi Warga Kediten Bahaya Narkotika

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Desa Kediten Rudi, pemuda, Karang Taruna, perwakilan warga dari sejumlah dusun, serta mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 55.

KENDAL, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 55 Desa Kediten menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di Balai Desa Kediten, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Desa Kediten Rudi, pemuda, Karang Taruna, perwakilan warga dari sejumlah dusun, serta mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 55.

Sosialisasi menjadi bagian dari program kerja KKN UPGRIS untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya pencegahan sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi tentang pengertian narkotika, dampak penyalahgunaan, tanda-tanda yang perlu diwaspadai, hingga langkah pencegahan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kepala Desa Kediten Rudi mengapresiasi sosialisasi yang digelar mahasiswa KKN UPGRIS. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami bahaya narkotika dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman. Terutama anak-anak muda agar tidak mudah terpengaruh oleh penyalahgunaan narkoba,” ujar Rudi.

Materi sosialisasi disampaikan Muhammad Iqbal Habibi dan Wihandi Khoerul Umam. Keduanya menekankan bahwa penyalahgunaan narkotika tidak hanya berdampak terhadap pengguna, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar.

“Penyalahgunaan narkotika tidak hanya berdampak pada penggunanya, tetapi juga dapat memberikan dampak kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan bersama-sama, terutama dengan meningkatkan kepedulian terhadap generasi muda dan lingkungan sekitar,” ujar Muhammad Iqbal Habibi dan Wihandi Khoerul Umam.

Mahasiswa KKN UPGRIS juga mengajak masyarakat memperkuat komunikasi dalam keluarga, memilih lingkungan pergaulan yang baik, mengikuti kegiatan positif, serta berani menolak ajakan menggunakan narkotika.

Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak mudah memberikan stigma kepada seseorang yang menunjukkan perubahan perilaku. Pendekatan melalui komunikasi, perhatian, dan kepedulian dinilai penting sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab bersama peserta. Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 55 berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat peran bersama dalam menciptakan Desa Kediten yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Penulis : Tim Mahasiswa KKN

Editor : Jaka N

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN