Dari Pisang Lokal Jadi Camilan Unggulan, KKN UIN Walisongo Dukung UMKM N-Thri di Candirejo

Melimpahnya tanaman pisang di Desa Candirejo diolah menjadi keripik bernilai tambah, sekaligus membuka peluang pengembangan UMKM lokal.

Semarang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 16 melakukan kunjungan ke UMKM Keripik Pisang N-Thri di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Rabu, (12/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa mendukung pengembangan UMKM sekaligus memperkuat potensi ekonomi kreatif berbasis masyarakat desa.

Kunjungan dilakukan oleh seluruh mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 16 sebagai bentuk silaturahmi sekaligus langkah awal untuk mengenali potensi dan kebutuhan pelaku usaha lokal. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa berdiskusi dengan pemilik UMKM mengenai proses usaha, potensi produk, serta peluang pengembangan pemasaran.

Pemilik UMKM Keripik Pisang N-Thri, Ratna Ningrum, menyambut baik kunjungan mahasiswa KKN UIN Walisongo. Ia menyampaikan bahwa keripik pisang menjadi salah satu produk unggulan dari Dusun Dawung yang memiliki cita rasa khas dan telah dikenal oleh masyarakat sekitar.

Menurut Ratna, pemilihan pisang sebagai bahan utama usaha tidak terlepas dari potensi Desa Candirejo yang memiliki sumber daya pisang cukup melimpah. Selama ini, pisang yang dijual dalam kondisi segar memiliki nilai jual yang relatif terbatas.

Pengolahan pisang menjadi keripik kemudian menjadi salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Selain menghasilkan produk dengan masa simpan yang lebih panjang, pengolahan tersebut juga membuka peluang usaha yang dapat dikembangkan oleh masyarakat.

Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa KKN Posko 16 juga melihat potensi pengembangan Keripik Pisang N-Thri melalui pemasaran yang lebih luas. Pemanfaatan media digital menjadi salah satu peluang yang dapat digunakan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen di luar wilayah Dusun Dawung.

Ratna berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan pendampingan dan inovasi bagi pengembangan usahanya, khususnya dalam memperluas pemasaran produk.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi secara langsung dengan pelaku UMKM. Interaksi tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai kondisi usaha masyarakat sekaligus potensi yang dapat dikembangkan selama pelaksanaan KKN.

Bagi mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 16, kunjungan UMKM menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mengenali serta mendukung potensi ekonomi lokal. Pendampingan terhadap usaha masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kunjungan, tetapi dapat dilanjutkan melalui berbagai bentuk dukungan sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap UMKM Keripik Pisang N-Thri dapat semakin dikenal dan memiliki peluang untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Pengembangan produk berbasis potensi lokal juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Desa Candirejo, khususnya Dusun Dawung.

Penulis: Tim Mahasiswa KKNMIT ke-22 UIN Walisongo Posko 16
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN