ORADO Kenalkan Domino sebagai Olahraga di WARASVERSE 2026 Semarang

pengurus ORADO menggelar sosialisasi permainan domino dengan menggunakan regulasi resmi ORADO.

SEMARANG, Jatengnews.id – Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Nasional turut ambil bagian dalam WARASVERSE 2026 yang digelar di The Park Mal Semarang, 21–23 Agustus 2026.

Kehadiran ORADO menjadi bagian dari festival yang menghadirkan produk halal, pangan, kerajinan, dan produk dengan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Dalam kegiatan tersebut, ORADO Kota Semarang berkolaborasi dengan ORADO Kabupaten Semarang dan Pengda ORADO Provinsi Jawa Tengah. Mereka membuka stan untuk mengenalkan permainan domino sebagai salah satu cabang olahraga kepada masyarakat.

Pada hari pertama, pengurus ORADO menggelar sosialisasi permainan domino dengan menggunakan regulasi resmi ORADO. Pengunjung mal diberikan kesempatan untuk mencoba bermain sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai tata cara dan aturan pertandingan.

Sosialisasi pada siang hari dipimpin langsung Bendahara ORADO Kota Semarang, Dyah Rositasari. Sejumlah pengunjung tampak antusias mencoba beberapa seri permainan di meja pertandingan resmi ORADO.

Ketua Pengcab ORADO Kabupaten Semarang, Eko Peyang, mengatakan keikutsertaan dalam WARASVERSE 2026 menjadi kesempatan untuk mengenalkan sisi positif permainan domino kepada masyarakat sekaligus mengubah stigma yang selama ini melekat.

“Tujuan ikut sertanya kami ORADO ingin menjadi bagian naik kelasnya budaya permainan lama dari masyarakat luas, yaitu permainan domino, sekaligus menepis bahwa ini permainan tidak berguna atau bahkan cenderung mendapat citra jelek karena stigma alat permainan judi,” ujar Eko Peyang.

Ia menambahkan, permainan domino yang dilakukan dalam konteks olahraga memiliki sejumlah manfaat, salah satunya melatih kemampuan berpikir dan membangun interaksi sosial.

“Bahkan sebenarnya MUI sudah menyatakan permainan domino halal, karena ada unsur positif asah otak dan unsur menimbulkan silaturahmi dengan bertemunya orang-orang saat bermain domino,” imbuhnya.

Ketua Pengcab ORADO Kota Semarang sekaligus Ketua Umum BPC HIPMI Kota Semarang, Oldy Ardhana, turut hadir dan berbaur di stan ORADO hingga malam hari. Ia juga beberapa kali ikut bermain bersama pengurus maupun pengunjung.

Antusiasme masyarakat terlihat dari sejumlah pengunjung yang mencoba permainan domino menggunakan meja pertandingan resmi ORADO. Mereka mendapat pendampingan dari pengurus untuk memahami aturan dan mekanisme pertandingan.

Salah seorang pengunjung, Gunawan, warga Anjasmoro, mengaku baru mengetahui bahwa permainan domino kini memiliki federasi dan regulasi resmi.

“Saya sudah lama tahu main domino, kalau orang Semarang menyebutnya ndol-ndolan. Ternyata sekarang sudah ada federasinya dan punya regulasi. Tertarik juga, tadi penasaran dan ikut main di meja, diajari sampai paham cara tanding,” kata Gunawan.

Melalui WARASVERSE 2026, ORADO berharap olahraga domino semakin dikenal masyarakat luas dan tidak lagi dipandang sekadar sebagai permainan tradisional.

Kehadiran organisasi dan regulasi pertandingan diharapkan dapat mendorong domino berkembang menjadi olahraga yang kompetitif sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi.

Penulis : Jaka N

Editor : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN