Latri Cup I Jadi Langkah Awal Petanque Karanganyar Bidik Prestasi Nasional

Ketua Petanque Karanganyar, Latri Listyowati, mengatakan turnamen yang digelar Jumat (28/8/2026) itu merupakan kejuaraan petanque pertama di Karanganyar.

KARANGANYAR, Jatengnews.id – Olahraga petanque mulai mendapat tempat di Kabupaten Karanganyar. Turnamen Latri Cup I menjadi langkah awal untuk memperkenalkan olahraga asal Prancis tersebut sekaligus membangun pembinaan atlet secara lebih luas.

Ketua Petanque Karanganyar, Latri Listyowati, mengatakan turnamen yang digelar Jumat (28/8/2026) itu merupakan kejuaraan petanque pertama di Karanganyar.

Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan petanque kepada masyarakat di berbagai wilayah Karanganyar.

“Ini kejuaraan olahraga petanque yang pertama, dilakukan Turnamen Latre Cup yang pertama. Ini dalam rangka untuk bisa membumikan, mengenalkan olahraga petanque yang ada di Kabupaten Karanganyar kepada seluruh pelosok di Kabupaten Karanganyar,” ujar Latri.

Antusiasme peserta dalam Latri Cup I juga terbilang tinggi. Peserta tidak hanya berasal dari Karanganyar, tetapi datang dari sejumlah daerah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Latri menilai kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi tanda bahwa petanque mulai semakin dikenal dan diminati.

“Animonya sudah mulai luar biasa. Harapannya ini mampu dikembangkan di Kabupaten Karanganyar sehingga olahraga petanque menjadi olahraga yang nanti punya prestasi, bisa dikenal di masyarakat, dan bisa memberikan medali-medali emas yang nanti bisa disumbangkan untuk Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Dalam Latri Cup I terdapat tiga nomor pertandingan, yakni double yang diikuti 64 peserta, single dengan 64 peserta, serta shooting sebanyak 41 peserta.

Peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai pelajar hingga orang dewasa. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut sekaligus dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan atlet menuju kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

Pada nomor single dan double, pertandingan menggunakan target 11 poin dengan batas waktu maksimal satu jam. Pertandingan dapat selesai lebih cepat apabila pemain atau tim berhasil mencapai 11 poin terlebih dahulu.

Sedangkan nomor shooting memiliki format berbeda. Atlet diberi waktu sekitar 30 menit untuk menyelesaikan pertandingan dengan lima station atau titik sasaran.

Latri berharap Latri Cup I dapat menjadi awal dari pembinaan petanque yang lebih serius di Karanganyar. Semakin banyak masyarakat mengenal dan memainkan olahraga tersebut, peluang untuk menemukan atlet potensial juga semakin besar.

“Dengan semakin banyak masyarakat mengenal dan memainkan petanque, Karanganyar diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat bersaing di level provinsi hingga nasional dan menyumbangkan prestasi bagi daerah,” pungkasnya.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Jaka N

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN