KKN UIN Walisongo Ajak Ibu-Ibu PKK Purwosari Tingkatkan Literasi lewat Membaca 30 Menit di Perpusda

Kendal, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo menggelar program 30 menit membaca bersama ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Purwosari di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kendal, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi.

Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan singkat oleh petugas perpustakaan. Dalam kesempatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di Perpusda, tata tertib ketika di dalam ruang baca, serta diajak untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar dan memperoleh informasi.

Setelah pembukaan, mahasiswa KKN bersama ibu-ibu PKK mengikuti room tour untuk mengenal lebih dekat berbagai ruangan dan fasilitas perpustakaan. Peserta kemudian diarahkan menuju ruang bioskop Perpusda untuk menyaksikan dua film yang telah disiapkan.

Film pertama mengangkat profil dan sejarah berdirinya Perpustakaan Daerah Kendal. Tayangan tersebut memberikan gambaran mengenai perjalanan dan perkembangan perpustakaan sekaligus memperkenalkan peran Perpusda sebagai salah satu fasilitas publik dalam mendukung kegiatan pendidikan dan literasi masyarakat.

Sementara itu, film kedua merupakan film pendek bertemakan sopan santun. Tayangan tersebut berhasil menciptakan suasana yang lebih santai dan menghibur bagi peserta sekaligus menyampaikan pesan mengenai pentingnya menerapkan sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi membaca buku selama 30 menit di ruang sirkulasi. Para peserta diberikan kebebasan untuk memilih buku sesuai dengan minat masing-masing. Suasana ruang sirkulasi pun berlangsung tenang dan kondusif, dengan peserta tampak fokus membaca buku pilihan masing-masing.

Menurut Dinda Mutiara, salah satu anggota kelompok KKN, peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini, dibuktikan dengan kesungguhannya dalam membaca buku selama sesi baca 30 menit. Merasa kurang dengan waktu yang ditentukan, peserta bahkan meminjam buku pilihannya untuk melanjutkan membacanya di rumah.

“Ibu-ibu peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, waktu 30 menit terasa sangat kurang buat baca buku, sampai-sampai para peserta meminjam buku pilihannya untuk melanjutkan membaca di rumah”, ujar Dinda.

Program membaca bersama ini tidak hanya menjadi kegiatan untuk mengisi waktu dengan membaca, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali Perpustakaan Daerah Kendal sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Rachel Atiqah selaku penanggung jawab kegiatan tersebut berharap melalui kegiatan tersebut, budaya membaca dapat semakin tumbuh di lingkungan masyarakat, khususnya di kalangan ibu-ibu. Selain meningkatkan pengetahuan, kebiasaan membaca juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima dan mengolah informasi.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi melalui budaya membaca khususnya untuk ibu-ibu. Karena sebagai sekolah pertama untuk anak-anaknya, ibu-ibu diharapkan memiliki bekal pengetahuan yang luas dan kritis terhadap informasi yang diterima. Besar harapan pula agar ibu-ibu dapat menurunkan kebiasaan membaca kepada anak-anaknya”, ungkap Rachel.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN Posko 194 UIN Walisongo, masyarakat, dan Perpustakaan Daerah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan literasi melalui budaya membaca. 

Penulis: Tim mahasiswa KKN Posko 194 UIN Walisongo
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN