Semarang, JatengNews.id— Tunas Remaja Dusun Tugusari bersama Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26 menggelar rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Tugusari, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam tersebut melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu. Rangkaian acara diisi dengan berbagai perlombaan dan pentas seni yang menjadi ruang hiburan sekaligus mempererat kebersamaan warga.
Pada siang hingga sore hari, masyarakat mengikuti beragam perlombaan, seperti makan kerupuk, estafet bola, estafet air, pancing, pukul air, hingga berbagai permainan kelompok. Antusiasme warga terlihat sepanjang perlombaan berlangsung.
Setelah perlombaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni pada malam hari. Rangkaian acara diawali dengan tahlil dan doa bersama, kemudian dilanjutkan pembukaan serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sejumlah lagu bertema kemerdekaan.
Acara malam tersebut turut dihadiri sejumlah unsur masyarakat, di antaranya Kepala Dusun Tugusari Wardi, perwakilan ketua RT, Ketua Karang Taruna, Ketua Panitia, serta perwakilan Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 26, Adnan Bagus Arifianto.
Pentas Seni dan Pembagian Hadiah
Pentas seni menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan tersebut. Warga dan peserta kegiatan dapat menikmati berbagai penampilan yang disiapkan untuk memeriahkan suasana peringatan kemerdekaan.
Setelah pentas seni, panitia membagikan hadiah kepada para pemenang perlombaan. Doorprize juga diberikan kepada masyarakat yang hadir sebagai bagian dari rangkaian acara.
Ketua Tunas Remaja Dusun Tugusari, Amir Mustafa, mengapresiasi keterlibatan para remaja dan mahasiswa KKN dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Sebelumnya saya banyak terima kasih untuk anak-anak remaja Karang Taruna, khususnya Tugusari, yang dibantu dan di-support dengan kakak-kakak KKN, putra maupun putri dari UIN Walisongo Semarang. Sangat membantu sekali. Sebelum-sebelumnya belum ada semeriah ini,” ujar Amir.
Menurut Amir, keterlibatan mahasiswa KKN memberikan warna baru dalam perayaan kemerdekaan di Dusun Tugusari. Ia juga melihat antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu, tetap tinggi hingga malam hari.
“Alhamdulillah, sangat meriah sekali. Ibu-ibu masih antusias sampai jam segini karena acaranya tidak seperti yang biasanya mereka lihat. Mulai pagi sampai malam ini sangat-sangat meriah,” tuturnya.
Berharap Kolaborasi Berlanjut
Amir berharap hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat Dusun Tugusari tetap terjalin meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir. Ia juga mengajak mahasiswa untuk kembali berkunjung dan berkontribusi apabila memiliki kesempatan di kemudian hari.
“Harapan saya, setelah nanti skripsi dan lulus dari UIN Walisongo Semarang, kalau ada program atau kegiatan, datanglah ke Dusun Tugusari. Itu harapan kami dan harapan dari Tunas Remaja,” katanya.
Selain itu, Amir berharap pengalaman dan ilmu yang dibawa mahasiswa KKN dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Dusun Tugusari.
“Kalau bisa, adanya jenengan, ilmu jenengan menular dari anak-anak Dusun Tugusari, Tunas Remaja yang menjadi penerus bisa seperti panjenengan. Itu harapan saya,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Dusun Tugusari menjadi wadah bagi pemuda, masyarakat, dan mahasiswa KKN untuk membangun kebersamaan melalui kegiatan yang melibatkan berbagai kelompok usia.
Selain menghadirkan hiburan, rangkaian perlombaan dan pentas seni turut menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antargenerasi di Dusun Tugusari.
Penulis: Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 26
Editor: R. D. Pramesti





