28 C
Semarang
, 31 May 2024
spot_img

Antisipasi Musim Kemarau Pemkab Magelang Optimalkan Alat Pertanian

Magelang, Jatengnews.id – Mewaspadai ancaman musim kemarau, Dinas Pertanian dan Pangan (Distan Pangan) Kabupaten Magelang menyalurkan bantuan ratusan unit alat pertanian dan pompa air ke petani serta menambah area tanaman padi organik di lereng-lereng pegunungan.

Penyerahan bantuan dilakukan pada kegiatan penanaman padi organik bersama di Dusun Bengan Lor Desa Mangunsari, Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, Rabu (15/5/2024).

Baca juga : Seorang Pendaki Jatuh Terperosok di Jurang Gunung Andong Magelang

Bantuan yang diserahkan berupa 40 unit pompa air, brigada dinas 14 unit, brigada Kodim sembilan unit, cultivator 23 unit, dan alat angkut paska panen roda tiga sebanyak 18 unit. 104 unit alsintan yang dibagikan itu bersumber dari APBN dan DBHCT.

Kepala Distan Pangan Kabupaten Magelang, Romza Ernawan menjelaskan, tujuan pertanian organik, adalah untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mencegah degradasi lahan, juga meningkatkan produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitas dan mengurangi pencemaran lingkungan.

“Sedangkan untuk menambah produksi padi organik khususnya memasuki musim kemarau, Distan Pangan Kabupaten Magelang terus melakukan Penambahan Areal Tanam (PAT) di sejumlah kecamatan yang berada di tiga kawasan lereng gunung seluas 2.000 ha lebih,” terangnya dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng.

Dijelaskan Romza, bantuan alat sistem pertanian upland tahun 2024 ini untuk mempercepat pengembangan padi organik di tiga kawasan Kabupaten Magelang. Lereng pegunungan seluas 2.000 ha meliputi Gunung Merapi 636 ha di Kecamatan Sawangan, Merbabu 626 ha di Kecamatan Grabag, Gunung Sumbing 738 ha di Kecamatan Bandongan Kaliangkrik dan Tempuran.

“Itu melibatkan 33 desa 98 kelompok tani (Gapoktan) tiga koperasi beranggotakan 5.320 petani,” jelas Romza.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan pertanian di wilayahnya menjadi salah satu sektor unggulan yang terus tumbuh, bahkan mampu menjadi daerah penyangga pangan di Jawa Tengah dan nasional.

“Pemerintah Kabupaten Magelang bersama stakeholder terkait juga selalu berupaya agar ketersediaan pangan bisa tercukupi, bahkan surplus,” ujar Nanda Cahyadi Pribadi.

Menurutnya, kegiatan tanam padi organik, sekaligus penyerahan bantuan pompa air ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Magelang terhadap peningkatan kesejahteraan petani, guna mendorong percepatan tanam dan peningkatan produksi khususnya padi. Baik di lokasi sawah irigasi yang kekurangan air, maupun lokasi sawah tadah hujan, sehingga sawah bisa segera diolah dan ditanami.

Seperti diketahui, lanjut Nanda, pangan menjadi kebutuhan dasar manusia, utamanya yang mengandung nutrisi, gizi, protein dan vitamin, yang sangat dibutuhkan setiap individu.

“Karena dengan pangan yang baik akan bisa tercipta manusia yang berkualitas, sehingga bisa berkontribusi yang maksimal dalam pembangunan,” ungkap Nanda.

Baca juga : Tim Pengabdian UNNES Gelar Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi Guru di Magelang

Untuk diketahui, bantuan pompa air kali ini merupakan program kerja sama Kementerian Pertanian dan TNI untuk meningkatkan produksi padi khususnya di sawah tadah hujan. Untuk saat ini Kodim 0705/Magelang melakukan pendampingan terhadap 5.000 ha lebih sawah tadah hujan dengan menyesuaikan topologi daerah tersebut. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN