JAKARTA, Jatengnews.id — NET Attorney mencatatkan prestasi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Indonesia Pro Bono Awards 2025, yakni Pro Bono Lawyer of The Year for Public Interest Advocacy dan Litigation Law Firms with the Highest Pro Bono Impact (Less than 11 Fee Earners).
Ajang yang digelar Hukumonline ini merupakan penghargaan paling bergengsi bagi advokat dan firma hukum yang berkomitmen memperluas akses keadilan melalui layanan hukum cuma-cuma.
Baca juga : Skor ESG PGN Melesat ke 20,2, Komitmen Kuat Menuju Net Zero Emission
Indonesia Pro Bono Awards 2025 dihadirkan dengan dewan juri yang terdiri dari Albertina Ho (Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta), Mugiyanto (Wakil Menteri Hukum dan HAM), serta Haris Azhar (Advokat dan Akademisi STH Indonesia Jakarta). Tahun ini, Hukumonline merilis daftar 53 firma hukum dan 143 advokat muda yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap layanan hukum pro bono di Indonesia.
Menariknya, NET Attorney menjadi satu-satunya firma hukum dari Jawa Tengah yang lolos sebagai nominasi dan bersaing di tingkat nasional bersama deretan kantor hukum besar Ibu Kota seperti Assegaf Hamzah & Partners (AHP), Hiswara Bunjamin & Tandjung, Jurist Resia & Co, SIP Law Firm, Siregar Setiawan Manalu Partnership (SSMP), dan lainnya.
Kemenangan untuk Advokasi Kepentingan Publik
Dalam kategori Pro Bono Lawyer of The Year for Public Interest Advocacy, penghargaan diberikan kepada Nasrul Saftiar Dongoran, advokat NET Attorney. Penghargaan ini ditujukan bagi advokat yang menangani isu-isu strategis berdampak luas, seperti lingkungan dan infrastruktur.
Nasrul dinilai memiliki kontribusi kuat setelah memberikan pendampingan hukum dalam gugatan pencemaran lingkungan yang berdampak pada masyarakat luas hingga menghasilkan putusan penting bagi pemulihan kualitas hidup warga.
Selain itu, ia konsisten membela demokrasi melalui advokasi terhadap mahasiswa, pelajar, aktivis HAM, serta pembela lingkungan yang mengalami penangkapan sewenang-wenang saat menyampaikan pendapat di ruang publik.
Dua Penghargaan untuk NET Attorney
Prestasi NET Attorney semakin lengkap dengan kemenangan dalam kategori Litigation Law Firms with the Highest Pro Bono Impact (Less than 11 Fee Earners)—sebuah pengakuan atas dedikasi firma hukum kecil dan menengah yang mampu menghadirkan dampak pro bono berskala besar.
Chief Media & Engagement Hukumonline, Amrie Hakim, dalam sambutannya pada Rabu (10/12/2025), menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan komitmen pro bono.
“Hukumonline menyampaikan apresiasi kepada lebih dari 50 kantor hukum yang berpartisipasi dalam Indonesia Pro Bono Awards 2025. Semoga dedikasi rekan-rekan dapat menjadi inspirasi bagi advokat lainnya untuk konsisten memberikan pendampingan pro bono,” ujarnya.
Inspirasi dari Semarang untuk Indonesia
Atas capaian ini, Nasrul menyampaikan rasa syukur dan bangga. Menurutnya, penghargaan tersebut dipersembahkan untuk seluruh tim, keluarga, mitra, serta para jurnalis yang mendukung kerja-kerja pro bono yang berkualitas dan berdampak luas.
Ia berharap kemenangan NET Attorney—firma hukum yang berbasis di Semarang—dapat menginspirasi advokat dan kantor hukum daerah lain untuk meningkatkan komitmen pada layanan pro bono.
“Layanan pro bono sangat berkontribusi dalam memperluas akses keadilan bagi kelompok miskin, terpinggirkan, minoritas, dan rentan. Kami berharap seluruh Organisasi Advokat dapat lebih serius mengawal pelaksanaan kewajiban moral ini, sekaligus menghapus stigma bahwa jasa hukum selalu mahal dan sulit diakses masyarakat miskin,” ujar Nasrul.
Baca juga : NET Attorney Law Firm Gelar Pendidikan Hukum di Lapas Perempuan Semarang
Dengan kemenangan ini, NET Attorney menegaskan posisi sebagai salah satu pelayan keadilan paling berdedikasi di Indonesia—mewakili Jawa Tengah di panggung nasional dan memberi warna baru dalam peta advokasi pro bono Tanah Air. (03)





