28.2 C
Semarang
, 4 April 2026
spot_img

Akselerasi Ekonomi Desa Ngaliyan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bangun Ekosistem Digital UMKM

Program digitalisasi UMKM Desa Ngaliyan ini mencakup pendampingan NIB, QRIS, branding digital, hingga optimalisasi pemasaran online.

Batang, JatengNews.id – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terpusat (MIT) UIN Walisongo Semarang menginisiasi program “Digitalisasi UMKM Desa” di Desa Ngaliyan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jumat (14/02/2026).

Selama 45 hari pengabdian, mahasiswa melakukan pendampingan intensif untuk mendorong transformasi usaha lokal ke ekosistem digital.

Program ini menyasar pelaku UMKM yang masih menghadapi kendala legalitas usaha, minimnya pemanfaatan teknologi, serta sistem pembayaran yang konvensional.

Mahasiswa KKN memberikan solusi melalui pendampingan legalitas, digital branding, hingga optimalisasi pemasaran daring.

Pendampingan dilakukan pada tiga unit usaha unggulan di Desa Ngaliyan. Intervensi dirancang sesuai kebutuhan masing-masing pelaku usaha agar dampaknya berkelanjutan.

Di Kedai Raina milik Bapak Rosyit, mahasiswa membantu proses pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pendampingan sertifikasi halal.

Tim juga membuatkan kode QRIS untuk mendukung transaksi non-tunai yang lebih praktis dan aman.

Sementara itu, Toko Wajan Reval milik Bapak Mustakim mendapatkan pendampingan digital branding.

Mahasiswa mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps, mendesain banner baru, serta melakukan sesi foto produk untuk memperkuat citra visual di media sosial.

Optimalisasi pemasaran juga dilakukan pada Wafda Hidroponyk milik Ibu Hani.

Mahasiswa membantu pembuatan konten promosi dengan teknik fotografi produk guna meningkatkan daya tarik dan nilai jual sayuran hidroponik di marketplace dan platform digital.

Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif, Taufiqurrahman, mengatakan pendampingan tidak berhenti pada pemberian dokumen atau alat.

Mahasiswa juga melatih pelaku usaha agar mampu mengelola platform digital secara mandiri.

Selain itu, mahasiswa memberikan pembekalan strategi copywriting dan konsistensi pengelolaan akun bisnis.

Pemerintah Desa Ngaliyan turut dilibatkan guna memastikan keberlanjutan program setelah masa KKN berakhir.

Program ini diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi Desa Ngaliyan menjadi lebih inklusif, profesional, dan siap bersaing di era digital.

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN