SEMARANG, Jatengnews.id – Dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menyuarakan evaluasi terhadap posisi Sekretaris Jenderal.
Mereka mendorong agar Sekjen PPP, Taj Yasin Maimoen, ditinjau ulang bahkan diganti dari jabatannya.
Seperti diketahui, sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu baru menjabat sebagai Sekjen PPP sejak 6 Oktober 2025 untuk masa bakti 2025–2030.
Menanggapi desakan tersebut, Gus Yasin menilai isu yang beredar saat ini masih sebatas perbincangan di media sosial dan belum masuk ke ranah resmi partai.
“Baru wacana di medsos, belum ada pembahasan internal,” ujarnya kepada awak media, Rabu (22/4/2026).
Ia menegaskan bahwa segala keputusan terkait posisi jabatan harus melalui mekanisme organisasi yang berlaku di tubuh partai.
“Kita tunggu saja proses di partai seperti apa. Sampai sekarang belum ada pembahasan soal itu,” lanjutnya saat ditemui di lingkungan Gedung Pemprov Jawa Tengah.
Menanggapi kritik yang menyebut dirinya tidak profesional, Gus Yasin membantah dan menegaskan bahwa dirinya telah menjalankan tugas sesuai prosedur.
“Kita tetap profesional, mengurus DPW-DPW. Memang di PPP masih ada sejumlah persoalan yang harus diselesaikan secara internal,” tegasnya. (03)



