Sirnas Padel Membludak, Semarang Jadi Tuan Rumah Rekor Peserta Terbanyak

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh PBPI (Perkumpulan Besar Padel Indonesia) kepada Kota Semarang sebagai tuan rumah.

SEMARANG, Jatengnews.id – Ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri II yang digelar di Semarang mencatat sejarah baru dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraannya di Indonesia.

Lebih dari 800 atlet dari 20 provinsi berkumpul di Semarang Padel Hub pada Jumat (24/4/2026), bersaing memperebutkan peringkat nasional sekaligus peluang masuk tim nasional.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh PBPI (Perkumpulan Besar Padel Indonesia) kepada Kota Semarang sebagai tuan rumah. Ia menilai, kehadiran ratusan atlet beserta rombongan turut memberikan dampak signifikan bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

“Ini menjadi momentum luar biasa bagi Kota Semarang. Kehadiran sekitar 800 atlet yang masing-masing membawa keluarga membuat tingkat hunian hotel meningkat dan aktivitas restoran ikut terdongkrak. Ini bukti nyata keberhasilan konsep sport tourism,” ujarnya saat membuka acara.

Agustina juga menyoroti tingginya partisipasi dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan, yang semakin memperkuat posisi Semarang sebagai destinasi unggulan untuk event olahraga nasional. Pemerintah kota, lanjutnya, akan terus mendorong penyelenggaraan event serupa guna menjaga perputaran ekonomi daerah.

Hal serupa disampaikan Plt. Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Kemenpora, Usman Ali Mustofa. Ia memastikan bahwa seri Semarang menjadi yang terbesar dibandingkan dengan enam kota penyelenggara sebelumnya, sekaligus menandai pertumbuhan pesat olahraga padel di Indonesia.

“Partisipasi atlet dari berbagai kategori usia, mulai dari U-14 hingga open senior, menunjukkan perkembangan signifikan. Hasil dari kompetisi ini akan menjadi bagian dari long list untuk Seleksi Nasional dan Pelatnas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Usman menambahkan bahwa ajang ini juga menjadi bagian dari strategi besar Indonesia dalam menghadapi berbagai kompetisi internasional, termasuk kualifikasi Piala Dunia dan Asia Cup Junior, di mana Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah.

Dengan suksesnya penyelenggaraan ini, Kota Semarang semakin menegaskan diri sebagai salah satu pusat pertumbuhan olahraga modern di Indonesia. Pemerintah kota berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekosistem olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luas.

“Kami ingin masyarakat semakin dekat dengan olahraga padel, bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana kebersamaan. Ke depan, kami akan terus mendukung event yang mampu menggerakkan ekonomi sekaligus memperkuat semangat olahraga di tengah masyarakat,” tutup Agustina. (ADV)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN