Menag Sowan ke Girikusumo, Dorong Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

Menteri Agama juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat eksistensi pesantren sebagai salah satu pilar pendidikan nasional.

DEMAK, Jatengnews.id – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran pesantren dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan dan sowan ke Pondok Pesantren Girikusumo, Kabupaten Demak, Jumat (5/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Menteri Agama mengajak para santri untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam aspek keilmuan, spiritualitas, maupun wawasan kebangsaan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.

Menurut Nasaruddin Umar, perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat telah membawa banyak kemudahan bagi masyarakat. Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat tantangan berupa maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar atau hoaks.

“Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media digital saat ini, kita dihadapkan pada tantangan berupa maraknya informasi yang belum tentu benar atau hoaks. Oleh karena itu, nilai tabayyun atau melakukan klarifikasi dan verifikasi terhadap setiap informasi harus terus kita kedepankan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa setiap informasi yang diterima perlu dipastikan berasal dari sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Sikap tabayyun dinilai penting untuk mencegah masyarakat mudah terprovokasi sekaligus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kita semua tentu berharap dan mendoakan agar bangsa dan negara ini senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, serta kemajuan di berbagai bidang,” lanjutnya.

Selain menyoroti pentingnya literasi digital dan budaya tabayyun, Menteri Agama juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat eksistensi pesantren sebagai salah satu pilar pendidikan nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sumber daya manusia, pembenahan tata kelola kelembagaan, hingga pengembangan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama turut menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk mendukung pengembangan pendidikan di Pondok Pesantren Girikusumo.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Abdul Rouf, menyambut baik kunjungan Menteri Agama ke salah satu pesantren bersejarah di Kabupaten Demak tersebut. Menurutnya, pesan yang disampaikan Menteri Agama sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang hidup di tengah derasnya arus informasi digital.

“Kita perlu lebih bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi dengan memastikan kebenarannya terlebih dahulu. Setiap informasi hendaknya diklarifikasi dan diverifikasi serta dipastikan berasal dari sumber yang kredibel. Sikap ini penting agar kita tidak mudah terpengaruh hoaks, sekaligus menjaga persatuan dan kerukunan,” katanya.

Rouf menambahkan, Kementerian Agama Kabupaten Demak terus berupaya memperkuat peran pesantren melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sumber daya manusia, serta pengembangan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berwawasan kebangsaan. Karena itu, berbagai program pembinaan dan penguatan kelembagaan terus kami dorong agar pesantren semakin maju, mandiri, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasinya,” pungkasnya.

Penulis       : Samsul Maarif

Editor          : Alif Nazzala Rizqi

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN