SEMARANG, Jatengnews.id — Ratusan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (12/6/2026) sore.
Mereka menyuarakan tuntutan reformasi serta berbagai kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Massa aksi mulai berkumpul sekitar pukul 16.15 WIB dan secara kompak meneriakkan seruan reformasi. Salah satu orator menyampaikan ajakan kepada peserta aksi untuk memperkuat gerakan mereka.
“Kawan, siapkan kekuatan kalian untuk reformasi yang sebenarnya,” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.
Sekitar pukul 17.00 WIB, situasi sempat memanas ketika sejumlah peserta aksi terlihat memanjat pagar gerbang dan menyanyikan yel-yel. Aksi tersebut dipicu oleh berbagai isu yang mereka anggap meresahkan, seperti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), pembahasan RUU TNI, serta pengesahan RUU Polri.
Para demonstran juga menyoroti persoalan transparansi anggaran dan kesejahteraan masyarakat. Mereka menilai kebijakan pemerintah belum berpihak kepada rakyat.
“Anggaran hari ini tidak transparan dan tidak memikirkan kesejahteraan masyarakat,” ujar salah satu peserta aksi.
Selain itu, massa aksi juga mengkritik sikap sejumlah pejabat yang dinilai arogan dan kerap melanggar aturan, termasuk dugaan kasus korupsi.
“Pejabat hari ini hanya memikirkan diri sendiri, padahal gaji mereka berasal dari rakyat,” tegasnya.
Aksi berlangsung hingga sekitar pukul 17.40 WIB sebelum akhirnya massa membubarkan diri dengan tertib.
Penulis : M Kamal
Editor : Jaka N


