Beranda Daerah KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk Tingkatkan Penjualan UMKM Desa...

KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk Tingkatkan Penjualan UMKM Desa Berahan Wetan

Pelatihan digital marketing membekali pelaku UMKM Desa Berahan Wetan dengan strategi pemasaran online untuk meningkatkan daya saing usaha di era digital.

KKN UIN Ws Pelatihan digital marketing
Mahasiswa KKN Posko 16 UIN Walisongo Semarang berfoto bersama narasumber dan peserta usai pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM di Desa Berahan Wetan, Kabupaten Demak, Sabtu (23/5/2026) (Foto: Dok KKN).

Demak, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 16 UIN Walisongo Semarang menggelar pelatihan digital marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Berahan Wetan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan bertajuk “Mengenal Digital Marketing untuk Menaikkan Penjualan Produk UMKM” ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pasar.

Pelatihan yang diinisiasi oleh Divisi Ekonomi Kreatif KKN Posko 16 tersebut diikuti sekitar 25 pelaku UMKM dan warga setempat.

Tingginya antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama mengikuti pemaparan materi hingga sesi diskusi dan tanya jawab.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Posko 16, Sokhikhatul Mawadah, M.E.I., hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya memahami konsep dasar digital marketing sebagai strategi pemasaran yang relevan di era digital.

Menurutnya, digital marketing memanfaatkan berbagai platform digital seperti media sosial, website, dan mesin pencari untuk menjangkau konsumen secara lebih luas dan terukur. Selain memperluas pasar, strategi pemasaran digital juga dinilai lebih efisien dari segi biaya dibandingkan metode pemasaran konvensional.

“Transformasi menuju ekosistem bisnis digital adalah kebutuhan saat ini. Kami membekali warga tentang cara menentukan target pasar, membuat konten promosi yang menarik, serta membangun komunikasi yang baik dengan pelanggan. Langkah-langkah tersebut dapat membantu meningkatkan loyalitas pelanggan dan penjualan UMKM,” jelas Sokhikhatul Mawadah.

Ia juga menekankan bahwa kemampuan memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM, terutama di tengah perkembangan ekonomi yang semakin mengarah pada pemanfaatan platform daring.

Ketua Panitia kegiatan, Muhammad Atiya Farda Akhsani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan literasi digital.

Menurutnya, banyak produk UMKM Desa Berahan Wetan yang memiliki kualitas baik, namun masih menghadapi keterbatasan dalam aspek pemasaran.

“Produk-produk UMKM di Desa Berahan Wetan memiliki potensi besar untuk berkembang. Melalui pelatihan digital marketing ini, kami berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan secara mandiri,” ujarnya.

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, cara menentukan target konsumen, hingga membangun interaksi yang efektif dengan pelanggan.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga membagikan suvenir kepada seluruh peserta dan memberikan doorprize kepada tiga peserta yang aktif dalam sesi diskusi.

Salah satu peserta, Sumarni (45), mengaku mendapatkan wawasan baru setelah mengikuti pelatihan tersebut. Ia merasa materi yang disampaikan mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usahanya.

“Sebelumnya saya menganggap pemasaran online cukup rumit. Namun setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi lebih memahami cara memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk dan mencari pelanggan baru,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 16 UIN Walisongo Semarang berharap pelaku UMKM Desa Berahan Wetan semakin siap menghadapi tantangan era digital.

Peningkatan literasi digital diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam memperkuat daya saing usaha lokal, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis: Tim KKN Posko 16
Editor: R. Dian Pramesti

Exit mobile version