JAKARTA, Jatengnews.id – Perdana Menteri India, Narendra Modi, dipastikan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 6–7 Juli 2026.
Kunjungan tersebut menjadi kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan ke India pada Januari 2025.
Duta Besar India untuk Indonesia, HE Shri Sandeep Chakravorty, mengatakan agenda kunjungan PM Modi akan difokuskan pada penguatan hubungan bilateral yang telah terjalin erat antara kedua negara selama puluhan tahun.
Sejumlah isu strategis akan menjadi pembahasan, mulai dari pelestarian warisan budaya, penguatan kerja sama ekonomi, energi, hingga sektor maritim.
Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah lawatan PM Narendra Modi ke Yogyakarta untuk meninjau langsung Candi Prambanan. India juga membuka peluang untuk berpartisipasi dalam upaya revitalisasi situs warisan budaya tersebut.
“Perdana Menteri Narendra Modi akan mengunjungi Yogyakarta untuk melihat langsung Candi Prambanan sekaligus membahas kemungkinan dukungan revitalisasi,” ujar Shri Sandeep Chakravorty dalam konferensi pers bersama awak media, Jumat (3/7/2026).
Selain aspek budaya, kedua negara juga akan membahas penguatan kerja sama di bidang ekonomi, energi, dan kemaritiman. Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pengembangan koridor strategis yang menghubungkan Kepulauan Andaman dan Nicobar dengan Aceh.
Koridor tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan konektivitas maritim sekaligus memperkuat perdagangan antara Indonesia dan India.
Shri Sandeep menambahkan, India yang memiliki populasi sekitar 1,4 miliar jiwa menawarkan peluang kerja sama yang sangat luas bagi Indonesia di berbagai sektor.
Ia juga mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 150 ribu diaspora India yang menetap di Indonesia. Karena itu, PM Narendra Modi dijadwalkan menyempatkan diri berdialog dengan komunitas warga India selama berada di Tanah Air.
Meski hanya berlangsung selama dua hari, Shri Sandeep optimistis kunjungan tersebut akan menghasilkan berbagai kesepakatan positif yang semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India.
“Walaupun kunjungannya singkat, kami yakin akan ada banyak capaian positif yang dapat dihasilkan bagi kedua negara,” pungkasnya.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


