KARANGANYAR, Jatengnews.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah Karanganyar, Senin 17 Agustus 2026 sekitar pukul 10.30 WIB.
Sebuah mobil Daihatsu Taruna bernomor polisi AD-1810-PA mengalami kecelakaan setelah diduga pengemudinya kurang konsentrasi saat melaju dari arah selatan.
Penyidik Laka Satlantas Polres Karanganyar, Aipda Agung, mengatakan kendaraan tersebut berjalan terlalu ke kanan hingga menabrak pembatas jalan atau pulau jalan yang berada di tengah ruas jalan.
“Untuk kronologinya, dari arah selatan, KBM Daihatsu berjalan terlalu ke kanan, kemudian menabrak pembatas jalan atau pulau jalan. Setelah benturan, kendaraan terpental ke kiri dan menabrak pohon,” ujar Aipda Agung.
Akibat benturan tersebut, kendaraan sempat terguling. Namun tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi maupun satu penumpang yang berada di dalam kendaraan dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan.
Pengemudi diketahui bernama Moh Samuji, 26, warga Sreseh, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Saat kejadian, Samuji bersama anaknya dalam perjalanan dari kawasan Palur menuju kontrakannya di Masaran, Sragen.
Menurut keterangan pengemudi kepada petugas, kecelakaan bukan disebabkan karena mengantuk. Pengemudi mengaku kehilangan konsentrasi atau seperti meleng sesaat ketika berkendara.
“Kalau ngantuk tidak. Tadi saya tanya, pengemudi mengatakan kurang konsentrasi, seperti meleng,” kata Aipda Agung.
Aipda Agung memastikan kecelakaan tersebut tidak sampai menyebabkan pengalihan arus lalu lintas. Kendaraan berada di sisi kiri jalan sehingga arus kendaraan masih dapat berjalan dengan lancar.
Proses evakuasi kendaraan juga tidak berlangsung lama. Petugas hanya perlu menunggu kedatangan mobil derek dari lokasi lain untuk memindahkan kendaraan yang mengalami kecelakaan.
“Sekarang sudah terevakuasi dengan derek. Tidak sampai dilakukan pengalihan arus. Lalu lintas tetap lancar,” jelasnya.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi selama berkendara. Kehilangan fokus sesaat atau microsleep dapat berisiko menyebabkan kecelakaan, terlebih ketika kendaraan melaju di jalan raya,” pungkasnya.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Alif Nazzala Rizqi



