SEMARANG, Jatengnews.id – Pengajian rutin Jannatul Ummahat bersama Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Gondoriyo menggelar kajian khusus bagi kaum perempuan di Masjid Al Ijtihad, Perumnas Bukit Beringin Lestari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh jamaah ibu-ibu Masjid Al Ijtihad, anggota Muslimat dan Fatayat NU Ranting Gondoriyo, serta masyarakat umum. Kajian dibuka oleh Ketua Takmir Masjid Al Ijtihad, Nasrudin, S.Ag., M.M.
Dalam sambutannya, Nasrudin menekankan pentingnya kajian keagamaan khusus perempuan sebagai sarana meningkatkan literasi Islam dan pemahaman fikih yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap hukum-hukum agama akan membantu para muslimah menjalankan ibadah dengan benar sekaligus memperkuat kualitas keimanan dan ketakwaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Ketua Takmir Masjid Al Ijtihad, sambutan Ketua Fatayat NU Ranting Gondoriyo, kemudian memasuki sesi kajian inti dan ditutup dengan pembacaan manaqib Syekh Abdul Qadir al-Jailani.
Kajian disampaikan oleh Nyai Siti Aminah Al Hafidz yang mengupas fikih tentang wudu. Materi yang dibahas meliputi rukun wudu, sunah-sunah wudu, serta berbagai hal yang dapat membatalkan wudu sebagai bekal bagi para muslimah dalam menjalankan ibadah sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Tidak hanya ibu-ibu, sejumlah peserta dari kalangan perempuan muda juga aktif menyimak kajian hingga selesai.
Pengajian berlangsung dengan khidmat dan lancar, kemudian ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, Muslimat NU Ranting Gondoriyo berharap kajian keagamaan bagi perempuan dapat terus digelar secara rutin sebagai upaya memperkuat pemahaman keislaman sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara




