KKN UIN Walisongo Ajak Siswa Bangunrejo Ubah Tutup Botol Bekas Jadi Keychain

Kegiatan kreatif ini mengajak siswa memanfaatkan tutup botol bekas sekaligus mengenalkan kepedulian lingkungan dan kewirausahaan sejak dini

Semarang, JatengNews.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 189 melalui Divisi Kewirausahaan (KWU) mengajarkan siswa MI NU 40 Bangunrejo dan SD Negeri 1 Bangunrejo membuat keychain dari tutup botol bekas, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan di Desa Bangunrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, tersebut menjadi sarana edukasi untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan pemanfaatan barang bekas menjadi produk bernilai guna.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung kepada siswa dalam setiap tahapan pembuatan keychain.

Siswa mulai diperkenalkan dengan proses menyiapkan bahan, menghias tutup botol, hingga memasang gantungan kunci.

Para siswa juga diberi kebebasan menentukan bentuk, warna, dan hiasan sesuai dengan kreativitas masing-masing. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berfokus pada hasil kerajinan, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi ide dan berkreasi.

Koordinator Divisi Kewirausahaan KKN Posko 189, Hanum Trisa, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai edukasi kreatif dengan memanfaatkan bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa barang bekas seperti tutup botol masih dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang menarik dan memiliki nilai guna. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Siswa Antusias Berkreasi

Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengikuti praktik pembuatan keychain. Mereka terlibat langsung dalam menghias tutup botol dan menentukan desain berdasarkan ide masing-masing.

Keterlibatan siswa secara langsung membuat proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif. Selain memperoleh pengalaman membuat kerajinan, siswa juga diajak memahami bahwa barang yang sudah tidak digunakan masih dapat dimanfaatkan menjadi produk baru.

Anggota Divisi Kewirausahaan, Najwah, mengatakan kebebasan dalam menentukan desain menjadi salah satu hal yang membuat siswa tertarik mengikuti kegiatan.

“Anak-anak terlihat antusias karena mereka dapat membuat kerajinan sendiri dan bebas menentukan desain sesuai kreativitas masing-masing. Kami berharap pengalaman sederhana ini dapat mendorong mereka untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar,” ungkapnya.

Kenalkan Kewirausahaan Sejak Dini

Pembuatan keychain dari tutup botol bekas juga dimanfaatkan mahasiswa KKN untuk mengenalkan konsep kewirausahaan kepada siswa sejak dini.

Mahasiswa memberikan pemahaman bahwa barang sederhana yang sebelumnya dianggap tidak terpakai dapat diolah menjadi produk yang memiliki fungsi dan berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Konsep tersebut diharapkan dapat mendorong siswa untuk melihat barang bekas dari sudut pandang yang berbeda. Tidak hanya menjadi sampah, bahan-bahan yang tersedia di sekitar juga dapat dimanfaatkan sebagai media berkarya dan menghasilkan produk kreatif.

Melalui kegiatan tersebut, KKN UIN Walisongo Posko 189 berharap siswa MI NU 40 Bangunrejo dan SD Negeri 1 Bangunrejo memperoleh pengalaman baru dalam mengolah barang bekas sekaligus tumbuh menjadi anak yang kreatif dan peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN dalam menghadirkan pembelajaran kreatif yang dekat dengan kehidupan siswa di Desa Bangunrejo.

Pemanfaatan tutup botol bekas menjadi keychain diharapkan dapat menjadi contoh sederhana bahwa kreativitas dapat mengubah barang yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN Posko 189 UIN Walisongo
Editor: R. D. Pramesti

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN