28 C
Semarang
, 1 Maret 2026
spot_img

Solusi Ramah Lingkungan: KKN UIN Walisongo Lakukan Penanaman Biopori di Kedungboto

Warga hanya perlu mengisi biopori dengan sampah organik seperti kulit buah, sayuran, atau dedaunan

Kendal, JatengNews.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 85 Posko 37 UIN Walisongo Semarang gelar program pembuatan dan penanaman biopori sebagai upaya pengolahan limbah organik.

Kegiatan KKN UIN Walisongo ini dilakukan secara bertahap pada 20 rumah warga di Dusun Kedungboto, Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal selama empat hari, mulai Selasa- Jumat (11-14/11/2025).

Program ini sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengelola limbah dapur yang biasanya dibakar atau dijadikan pakan ternak.

Biopori dinilai lebih efektif karena mampu meningkatkan daya resap air tanah sekaligus menghasilkan kompos yang bermanfaat bagi tanaman.

Baca juga: KKN UIN Walisongo Dorong Digitalisasi UMKM, Buatkan QRIS GoPay dalam Sehari

Proses pembuatan biopori dilakukan menggunakan pipa paralon sepanjang 30 cm yang dilubangi sebanyak 70–100 titik di seluruh permukaan.

Pipa kemudian ditanam ke dalam tanah dan ditutup dengan tutup berlubang 10–15 titik untuk memastikan sirkulasi udara dan air tetap berlangsung.

Warga hanya perlu mengisi biopori dengan sampah organik seperti kulit buah, sayuran, atau dedaunan. Dalam waktu sekitar tiga bulan, sampah tersebut akan terurai menjadi kompos.

Salah satu warga, Istikharoh, mengapresiasi kegiatan ini.

Ia mengaku baru pertama kali melihat proses pembuatan biopori secara langsung dan tertarik mencoba membuatnya sendiri jika hasilnya efektif untuk menyuburkan tanaman, terutama pohon mangga di halaman rumahnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap masyarakat dapat lebih memahami manfaat jangka panjang dari biopori dan mampu menerapkannya secara mandiri.

Selain mengurangi limbah dapur, biopori juga membantu menjaga kualitas tanah, meningkatkan resapan air, dan mendukung kelestarian lingkungan di Dusun Kedungboto.

Kegiatan ini menjadi langkah kolaboratif antara mahasiswa dan warga dalam membangun kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Baca juga: Belajar Seru di Luar Kelas! KKN UIN Walisongo Ajak Anak TK Kunjungi TNI dan Damkar

Demikian informasi mengenai mahasiswa KKN Reguler 85 Posko 37 UIN Walisongo Semarang gelar program pembuatan dan penanaman biopori. Semoga bermanfaat. (07)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN