31 C
Semarang
, 14 Februari 2026
spot_img

Perkuat Reputasi Global, UIN Walisongo Kukuhkan 10 Guru Besar Sekaligus! Cek Daftar Namanya

Para akademisi yang dikukuhkan memiliki rekam jejak penelitian dan publikasi ilmiah yang impresif

SEMARANG, Jatengnews.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mencatatkan sejarah baru dalam penguatan kapasitas akademik. Tepat pada Sabtu (14/2/2026), kampus hijau ini resmi mengukuhkan sepuluh guru besar baru di Gedung Tgk Ismail Yaqub.

Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak penting bagi UIN Walisongo dalam menegaskan komitmen sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang unggul dan berdaya saing di level internasional.

Daftar 10 Guru Besar Baru UIN Walisongo

Para akademisi yang dikukuhkan memiliki rekam jejak penelitian dan publikasi ilmiah yang impresif. Berikut adalah daftar lengkapnya:

  1. Prof. Dr. H. Abdul Muhaya, M.A. (Tasawuf Falsafi)
  2. Prof. Dr. H. Safii, M.Ag. (Teologi Islam Indonesia)
  3. Prof. Dr. M. Mudhofi, M.Ag. (Ilmu Kalam)
  4. Prof. Dr. H. Ali Imron, S.Ag., S.H., M.Ag. (Hukum Perdata Islam)
  5. Prof. Dr. Ali Murtadho, M.Ag. (Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam)
  6. Prof. Dr. Hj. Fihris, M.Ag. (Pendidikan Islam Multikultural)
  7. Prof. Dr. Fahrurrozi, M.Ag. (Manajemen Pendidikan Islam)
  8. Prof. Dr. Fatkuroji, M.Pd. (Manajemen Pemasaran Pendidikan)
  9. Prof. Dr. H. A. Umar, M.A. (Kepakaran Manajemen Madrasah)
  10. Prof. Dr. H. Najahan Musyafak, MA., CAH (Ilmu Komunikasi)

Respons Rektor dan Harapan Akademik

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag., menyatakan rasa bangga atas capaian kolektif ini. Menurutnya, penambahan profesor dalam jumlah besar ini akan mendongkrak reputasi kampus dalam menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas.

“Kami percaya pengukuhan ini memperkuat posisi UIN Walisongo sebagai lembaga yang berkomitmen menghasilkan karya ilmiah bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Nizar.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Mukhsin Jamil, M.Ag., menekankan bahwa ini adalah bentuk pertanggungjawaban publik.

“Pengukuhan ini momentum bagi para guru besar untuk mendiseminasikan kepakarannya guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” jelasnya.

Babak Baru Reputasi Global

Dengan bertambahnya sepuluh guru besar ini, tradisi keilmuan di UIN Walisongo diharapkan semakin inklusif dan relevan dengan tantangan zaman. Pengukuhan di Gedung Tgk Ismail Yaqub ini menandai babak baru bagi civitas akademika dalam membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan yang berorientasi pada kemanusiaan. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN