25 C
Semarang
, 24 Februari 2026
spot_img

Safari Ramadan Berlanjut, Wali Kota Semarang Tekankan Kesiapan Sambut MTQ Nasional

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menekankan pentingnya kebersamaan dalam safari Ramadan di Masjid Nurul Huda.

SEMARANG, Jatengnews.id – Komitmen mempererat hubungan dengan masyarakat kembali ditunjukkan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, melalui agenda safari Ramadan yang digelar di Masjid Nurul Huda, Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan buka puasa bersama tersebut dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.

Di tengah guyuran hujan yang turun sejak sore, ratusan warga tetap memadati area masjid. Dalam sambutannya, Agustina menekankan bahwa Ramadan menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan.

“Safari Ramadan ini bukan sekadar berbuka bersama, tetapi juga kesempatan menyerap aspirasi warga agar kebijakan pemerintah tepat sasaran,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa Semarang tengah bersiap menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2026. Menurutnya, kesiapan kota tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan suasana yang kondusif.

“Kita ingin tamu dari seluruh Indonesia merasakan keramahan warga Semarang. Ini tanggung jawab kolektif,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan nilai keagamaan, Pemkot Semarang menyalurkan 20 ribu mushaf Al-Qur’an terjemahan. Sebanyak 1.000 mushaf diserahkan kepada Masjid Nurul Huda untuk dimanfaatkan jamaah dan mendukung kegiatan pembelajaran berbasis masjid.

Di sektor infrastruktur, Agustina memastikan penataan drainase di Semarang Barat tetap menjadi prioritas. Wilayah ini termasuk kawasan yang menerima aliran air dari daerah atas, sehingga optimalisasi saluran dinilai penting untuk mengurangi risiko genangan. Perbaikan Jalan Anjasmoro dan Jalan Simongan yang telah dilakukan sebelumnya menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pengendalian banjir.

Ia juga meminta warga memahami adanya potensi gangguan sementara selama proses pekerjaan berlangsung. “Semua dilakukan demi kepentingan jangka panjang agar lingkungan lebih aman dan nyaman,” tegasnya.

Sementara itu, pada bidang layanan publik, Pemkot mencatat 228 ribu warga telah memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) sepanjang 2025. Pemerintah memastikan warga dengan kepesertaan BPJS tidak aktif tetap memperoleh layanan melalui skema yang difasilitasi daerah.

Tak hanya itu, program Rumah Inspirasi terus dikembangkan sebagai wadah pemberdayaan penyandang disabilitas, guna memperluas akses pendampingan dan pelatihan keterampilan.

Acara buka puasa bersama turut diramaikan penampilan Band Senopati, Semarang Idol, serta pasar takjil dan pasar murah Kempling Semar yang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan Ramadan dengan harga terjangkau.

Melalui safari Ramadan ini, Agustina berharap semangat gotong royong semakin kuat, sehingga Semarang mampu tampil sebagai tuan rumah yang siap, ramah, dan berdaya saing pada MTQ Nasional 2026 mendatang. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN