SEMARANG, Jatengnews.id – Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII tahun 2026 yang akan digelar di Semarang Raya pada Oktober mendatang.
Hal itu disampaikan saat menerima audiensi jajaran KONI Jawa Tengah yang dipimpin Ketua Umum Sujarwanto Dwiatmoko, didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Tengah (Dispora) Muhamad Masrofi, di Kantor Gubernur Jateng, Selasa (3/3/2026).
“Untuk keperluan Porprov nanti akan kita libatkan sejumlah pihak, termasuk mengundang kepedulian dunia usaha melalui CSR dari swasta, BUMN dan BUMD, demi memajukan prestasi olahraga di Jawa Tengah. Jadi tolong bisa disiapkan sebaik mungkin,” tegas Ahmad Luthfi.
Menurutnya, sinergi antara KONI Jateng, Dispora, pemerintah kabupaten/kota serta dukungan dunia usaha menjadi kunci sukses pesta olahraga multi-event terbesar tingkat provinsi tersebut.
Ketua Umum KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko melaporkan bahwa tahapan persiapan terus dimatangkan, termasuk pembentukan Pengurus Besar (PB) Porprov Jateng yang akan segera dikukuhkan melalui SK Gubernur.
“Seremoni pembukaan Porprov bakal dilaksanakan di Stadion Jatidiri Kota Semarang, sementara penutupan diagendakan di Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Porprov Jateng XVII akan mempertandingkan 59 cabang olahraga dengan melibatkan 10.528 atlet dan pelatih dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga melakukan penjurian tahap akhir Sayembara Logo dan Maskot Porprov Jateng 2026. Pemenang akan segera diumumkan dan dilanjutkan dengan launching resmi dalam waktu dekat.
Tak hanya fokus pada Porprov 2026, dalam audiensi juga mengemuka rencana besar: pengajuan Jawa Tengah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional XXIII tahun 2032.
Menanggapi hal itu, Ahmad Luthfi langsung memberi lampu hijau dan meminta KONI Jateng segera mendaftarkan diri ke KONI Pusat untuk mengikuti proses bidding.
“Kalau kita serius, harus mulai dari sekarang. Persiapkan semuanya dengan matang,” tandasnya.
Jika terealisasi, Jateng tak hanya menjadi tuan rumah pesta olahraga nasional, tetapi juga berpeluang mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga dan meningkatkan daya saing atlet di level nasional.(02)



