SRAGEN, Jatengnews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meresmikan peningkatan dan preservasi jalan ruas Kuwu–Galeh hingga Galeh–Ngrampal di Kabupaten Sragen, Rabu (4/3/2026).
“Kalau infrastrukturnya baik, konektivitas wilayah juga meningkat. Bahkan, ekonomi masyarakat ikut bergerak,” kata Luthfi.
Ia menegaskan, pembangunan jalan tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga untuk memperlancar pergerakan orang dan distribusi barang secara aman.
Proyek peningkatan ruas Kuwu–Galeh memiliki nilai kontrak Rp8,509 miliar dengan panjang 0,557 kilometer. Pekerjaan meliputi perkerasan beton, pelebaran jalan, perkerasan aspal dua lapis, pembangunan drainase, hingga pemasangan marka jalan.
Selain itu, dilakukan pula preservasi ruas Galeh–Ngrampal sepanjang 1,613 kilometer dengan nilai kontrak Rp11,991 miliar. Penanganannya meliputi perkerasan beton, pelebaran jalan, overlay aspal, serta pembangunan bangunan pelengkap jalan.
Ruas tersebut menjadi jalur alternatif yang menghubungkan wilayah Gesi dan Tanon di Sragen dengan Kradenan di Kabupaten Grobogan. Jalur ini juga menjadi akses menuju Exit Tol Sragen Timur di Pungkruk sehingga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian seperti padi, jagung, dan tebu.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam pembangunan infrastruktur di daerahnya.
“Terima kasih atas prioritas yang diberikan untuk pembangunan jalan Kuwu–Galeh hingga Ngrampal. Ini menjadi harapan panjang masyarakat di wilayah ini,” ujarnya.(02)



