28 C
Semarang
, 14 Maret 2026
spot_img

Ringankan Beban Nelayan, PLN Tanjung Jati B Bagikan 3.200 Paket Beras

PLN dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.

JEPARA, Jatengnews.id – PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Tanjung Jati B menyalurkan bantuan sebanyak 3.200 paket beras kepada nelayan di Kabupaten Jepara sebagai bagian dari program bantuan penanganan paceklik nelayan.

Penyerahan bantuan dilakukan pada 11 Maret 2026 di kediaman Sekretaris Forum Nelayan (Fornel) Jepara, Nanang, di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

Program ini dilaksanakan sebagai respons atas kondisi kerentanan sosial ekonomi yang dihadapi para nelayan akibat cuaca yang tidak mendukung aktivitas melaut, sehingga berdampak pada menurunnya pendapatan harian mereka.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, kepada perwakilan Sekretaris Forum Nelayan (Fornel) Jepara. Wiwit mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi nelayan Jepara yang tengah menghadapi masa paceklik. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para nelayan.

“Ini memang musim paceklik bagi para nelayan. Apalagi mereka juga sedang menghadapi kebutuhan menjelang Lebaran. Karena itu kita bersinergi dengan PLN untuk membagikan bantuan beras kepada nelayan,” ujar Wiwit.

Bantuan berupa paket beras 5 kilogram sebanyak 3.200 paket tersebut memiliki total distribusi mencapai 16 ton beras. Bantuan ini merupakan kolaborasi kontribusi dari tujuh entitas TJB Raya, yaitu PLN UIK Tanjung Jati B, PT Central Java Power, PT Tanjung Jati B Power Services, PT Komipo Pembangkitan Jawa Bali, PT Bhumi Jati Power, PT Adhi Guna Putera, serta PT Nusantara Power Services.

Foto bersama Bupati Jepara, Witiarso Utomo, perwakilan PLN UIK Tanjung Jati B, PT CJP, PT TJBPS, PT KPJB, dan PT BJP bersama perwakilan nelayan Jepara yang menerima bantuan paket beras. (Foto : Dok PLN)
Foto bersama Bupati Jepara, Witiarso Utomo, perwakilan PLN UIK Tanjung Jati B, PT CJP, PT TJBPS, PT KPJB, dan PT BJP bersama perwakilan nelayan Jepara yang menerima bantuan paket beras. (Foto : Dok PLN)

Program bantuan beras ini bertujuan untuk membantu menjaga ketahanan pangan rumah tangga nelayan selama periode paceklik sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya Tujuan 2: Tanpa Kelaparan.

General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial.

“Ramadan menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat kepedulian kepada masyarakat sekitar. Melalui program bantuan beras bagi nelayan ini, PLN bersama entitas TJB Raya ingin membantu meringankan beban ekonomi para nelayan yang sedang menghadapi masa paceklik akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu menjaga ketahanan pangan keluarga nelayan sekaligus mempererat hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat,” ujar Andi.

Selain sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, program ini juga menjadi bagian dari upaya PLN untuk memperkuat citra positif perusahaan melalui kontribusi nyata dalam membantu masyarakat yang terdampak situasi ekonomi tertentu.

Melalui program bantuan ini, diharapkan para nelayan dapat memperoleh dukungan kebutuhan pangan dasar sehingga mampu menjaga keberlangsungan kehidupan rumah tangga mereka selama masa paceklik.

Program ini sekaligus menjadi bukti nyata peran PLN dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. (ADV)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN