28 C
Semarang
, 25 Maret 2026
spot_img

DPRD Jateng Resmi Dukung PON 2032, Optimistis Menang Bidding Bersama DIY

Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal rencana besar tersebut karena dinilai membawa dampak luas, tidak hanya bagi olahraga tetapi juga perekonomian daerah.

SEMARANG, Jatengnews.id  — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap pencalonan Jawa Tengah bersama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.

Dukungan tersebut mencakup komitmen penganggaran, kesiapan infrastruktur, hingga kelengkapan administrasi.

Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal rencana besar tersebut karena dinilai membawa dampak luas, tidak hanya bagi olahraga tetapi juga perekonomian daerah.

“Ya tentu kami dari DPRD mendukung rencana KONI Jateng yang mengajukan pencalonan sebagai tuan rumah PON XXIII 2032 bersama DIY. Ini penting karena dampak tuan rumah PON tidak semata-mata meningkatkan prestasi atlet, tapi juga berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Jateng,” ujar Sumanto, Selasa (25/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan usai menerima jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah di kantornya. Pertemuan itu juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan halalbihalal dalam suasana Lebaran.

Rombongan KONI Jateng dipimpin Ketua Umum Sujarwanto Dwiatmoko bersama sejumlah pengurus inti. Dalam kesempatan tersebut, mereka meminta dukungan resmi DPRD sekaligus melaporkan perkembangan persiapan pencalonan tuan rumah PON 2032.

Sumanto menilai Jawa Tengah memiliki kesiapan yang cukup kuat untuk menjadi tuan rumah. Hal ini didukung oleh keberadaan berbagai fasilitas olahraga bertaraf nasional yang tersebar di sejumlah daerah.

“Kalau pun ada yang perlu dibenahi, itu hanya hal-hal kecil untuk meningkatkan fasilitas. Secara umum kita sudah siap,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa Jawa Tengah memiliki sejarah penting dalam penyelenggaraan PON, yakni sebagai tuan rumah pertama pada tahun 1948 di Solo. Namun sejak itu, provinsi ini belum pernah kembali menjadi tuan rumah.

“Sejak PON pertama tahun 1948 di Solo, Jawa Tengah belum pernah menjadi tuan rumah lagi. Mudah-mudahan bidding PON XXIII 2032 ini bisa dimenangkan Jateng,” tambahnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Sumanto menandatangani surat pernyataan kesanggupan sebagai tuan rumah. Dokumen tersebut memuat komitmen penyediaan sarana dan prasarana olahraga sesuai standar, kesiapan venue, akomodasi, transportasi, serta jaminan keamanan dan kelancaran selama penyelenggaraan.

“Kami komit mendukung penuh penyelenggaraan PON 2032 secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kami ingin menjadikan PON sebagai momentum penguatan pembangunan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan pihaknya terus mempercepat penyusunan dokumen pencalonan. Mengingat batas akhir pengumpulan berkas ke KONI Pusat jatuh pada 1 April mendatang.

“Setelah Lebaran ini kita langsung bergerak untuk melengkapi dokumen pendaftaran. Semoga sebelum tanggal 1 April semua dokumen pendukung sudah lengkap,” ujarnya.

Usai pertemuan dengan DPRD, jajaran KONI Jateng juga bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan dukungan lanjutan serta penandatanganan dokumen pencalonan.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Jawa Tengah bersama DIY optimistis dapat memenangkan proses bidding dan menjadi tuan rumah PON XXIII 2032.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN