WFH ASN dan BUMN Berlaku, PLN Jateng Pastikan Listrik Tetap Andal Tanpa Gangguan

PLN juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak serta segera melaporkan jika terjadi gangguan

SEMARANG, Jatengnews.id – Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapat dukungan penuh dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah.

Perusahaan listrik negara ini memastikan pasokan listrik tetap aman, andal, dan mampu menopang aktivitas kerja dari rumah tanpa hambatan.

PLN mencatat kondisi kelistrikan Jawa Tengah saat ini berada dalam status sangat aman. Beban puncak tercatat sebesar 5.284 Mega Watt (MW), sementara daya mampu mencapai 7.203 MW. Artinya, terdapat cadangan daya sebesar 1.919 MW atau sekitar 26,64 persen—cukup untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi listrik selama kebijakan WFH berlangsung.

Keandalan ini dirasakan oleh lebih dari 12,5 juta pelanggan di seluruh Jawa Tengah. Guna menjaga stabilitas pasokan listrik, PLN juga telah menyiagakan 3.888 personel teknik yang tersebar di berbagai daerah. Tim ini bertugas melakukan pemantauan rutin, pemeliharaan jaringan, serta respons cepat terhadap potensi gangguan.

Salah satu ASN di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, Yusuf, mengaku sangat terbantu dengan stabilnya pasokan listrik selama menjalani WFH. Menurutnya, listrik menjadi elemen vital dalam menunjang produktivitas kerja dari rumah.

Yusuf, ASN Dinas ESDM Jateng saat ditemui, Senin (13/4/2026). (Foto : Dok PLN)
Yusuf, ASN Dinas ESDM Jateng saat ditemui, Senin (13/4/2026). (Foto : Dok PLN)

“Dengan adanya jadwal WFH, listrik menjadi kebutuhan utama. Kalau listrik terganggu, pekerjaan otomatis ikut terhambat—mulai dari perangkat tidak bisa digunakan hingga gangguan saat meeting online,” ujarnya

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi perubahan pola konsumsi listrik akibat kebijakan WFH. PLN memastikan seluruh sistem tetap dalam kondisi optimal dengan kesiapsiagaan penuh selama 24 jam.

“Kami siaga penuh tanpa henti. Perpindahan aktivitas kerja ke rumah-rumah ASN membuat peran listrik semakin krusial. Karena itu, keandalan pasokan menjadi prioritas utama kami,” jelasnya.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak serta segera melaporkan jika terjadi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123. Dengan dukungan sistem yang kuat dan kesiapan tim di lapangan, PLN optimistis aktivitas WFH dapat berjalan lancar dan produktif. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN