JEPARA, Jatengnews.id – Komitmen terhadap keselamatan kerja kembali ditegaskan PLN UIK Tanjung Jati B melalui kegiatan sosialisasi Basic Safety dan Manual Handling yang berlangsung pada 3–15 April 2026 di Ruang Kartini, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.
Sebanyak 795 tenaga alih daya dari berbagai bidang, mulai dari administrasi, office boy (OB), helper hingga petugas landscape, turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Program ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam memastikan seluruh pekerja memiliki pemahaman yang memadai terkait prinsip dasar keselamatan kerja.
Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Bulan K3 Nasional, serta Surat Edaran PT PLN (Persero) mengenai imbauan pelaksanaan Bulan K3 Nasional di lingkungan PLN Group. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan TJB Raya.

Dalam sesi pembekalan, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai konsep basic safety, termasuk identifikasi bahaya (hazard), penilaian risiko (risk), hingga langkah-langkah pencegahan kecelakaan kerja. Selain itu, materi manual handling menjadi perhatian utama, mengingat tingginya potensi cedera akibat aktivitas angkat dan pindah beban yang tidak sesuai prosedur.
Peserta juga dibekali prinsip ergonomi yang tepat, seperti teknik mengangkat beban dengan posisi tubuh yang benar, menjaga keseimbangan saat bergerak, serta menghindari beban berlebih untuk mencegah cedera otot dan gangguan muskuloskeletal dalam jangka panjang.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membangun budaya keselamatan kerja yang kuat di lingkungan pembangkit.
“Keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban, tetapi menjadi budaya yang harus diterapkan oleh seluruh insan kerja. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap pekerja mampu bekerja dengan aman, efisien, dan produktif,” ujarnya.
Melalui sosialisasi ini, PLN UIK Tanjung Jati B terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.
Diharapkan, peningkatan pemahaman dan kompetensi pekerja di bidang K3 dapat menekan angka kecelakaan kerja sekaligus menjaga keandalan operasional pembangkit dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. (ADV)



