Laki Code Ramaikan Jateng, Modifikator Honda Lokal Tampil Total

Laki Code diharapkan menjadi batu loncatan bagi modifikator lokal sebelum melangkah ke ajang yang lebih besar seperti Honda Modif Contest.

KARANGANYAR, Jatengnews.id – Ajang modifikasi motor Honda bertajuk “Laki Code” untuk pertama kalinya digelar di Jawa Tengah dan langsung menyedot perhatian para pecinta modifikasi.

Event ini berlangsung di Shuga Bar De Tjolomadoe, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada 18 April 2026.

Puluhan modifikator dari berbagai daerah hadir untuk unjuk kreativitas sekaligus bersaing memperebutkan gelar terbaik. Sebanyak 48 modifikator lokal dari berbagai wilayah di Jawa Tengah tercatat ikut ambil bagian dalam kompetisi ini.

Marketing Manager Astra Motor Jawa Tengah, Henry Setiawan, menyampaikan bahwa Laki Code menjadi wadah baru bagi modifikator lokal, khususnya mereka yang belum pernah mengikuti kontes modifikasi sebelumnya. Melalui ajang ini, para peserta diberi kesempatan untuk menampilkan karya sekaligus mengasah kemampuan mereka.

Kompetisi ini menghadirkan lima kategori, yakni Rookie Proper, Proper Pro, Restorasi Modifikasi, Vietnam Style, dan Sunmori Motostyle. Dari masing-masing kategori dipilih tiga pemenang terbaik dengan total hadiah jutaan rupiah.

Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan juri berpengalaman agar proses penjurian berlangsung objektif dan sesuai standar dunia modifikasi. Selain kategori utama, terdapat pula penghargaan The Best Meet Up yang mencakup total 40 kategori tambahan. Dalam pameran, Honda Vario series terlihat mendominasi perhatian pengunjung.

Henry menambahkan, Laki Code diharapkan menjadi batu loncatan bagi modifikator lokal sebelum melangkah ke ajang yang lebih besar seperti Honda Modif Contest. Selain itu, event ini juga memberikan edukasi mengenai standar modifikasi yang baik dan benar.

Antusiasme peserta juga dirasakan oleh Yoga Dehan, modifikator asal Wonogiri. Ia mengungkapkan bahwa peserta tidak hanya datang dari Solo Raya, tetapi juga dari luar daerah seperti Tasikmalaya, Jawa Barat. Dengan waktu persiapan yang singkat, ia tetap berusaha maksimal demi menampilkan hasil terbaik.

Yoga berharap event serupa dapat terus digelar di Jawa Tengah karena selain menjadi ajang prestasi, juga memberikan pengalaman berharga bagi para modifikator lokal. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN