JEPARA, Jatengnews.id – PLN UIK Tanjung Jati B kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui program digitalisasi pembelajaran di SD Negeri 2 Tubanan, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Kamis (30/4/2026).
Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan fasilitas dan kemampuan pembelajaran berbasis teknologi digital, khususnya di wilayah Ring 1 operasional PLTU Tanjung Jati B.
Perkembangan teknologi informasi mendorong dunia pendidikan untuk semakin adaptif dalam memanfaatkan perangkat digital sebagai sarana belajar mengajar. Digitalisasi pendidikan dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pembelajaran, meningkatkan kualitas proses belajar, sekaligus memperkuat literasi digital bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan di sekolah-sekolah dasar wilayah pedesaan, seperti keterbatasan perangkat teknologi pembelajaran dan minimnya fasilitas pendukung digital. Selain itu, peningkatan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran juga masih menjadi kebutuhan penting.

Melalui program ini, PLN UIK Tanjung Jati B memberikan bantuan perangkat laptop beserta sarana penunjang pembelajaran digital lainnya kepada SD Negeri 2 Tubanan. Program ini juga dilengkapi dengan pelatihan pemanfaatan teknologi pendidikan bagi guru serta pendampingan implementasi pembelajaran digital agar pemanfaatannya berjalan optimal dan berkelanjutan.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kualitas generasi masa depan sehingga perlu didukung dengan fasilitas yang relevan dengan perkembangan teknologi.
“Melalui program digitalisasi pendidikan ini, PLN UIK Tanjung Jati B ingin mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat kemampuan digital siswa dan guru sehingga lebih siap menghadapi tantangan di era teknologi,” ujar Andi.
Ia menambahkan bahwa program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kehadiran program digitalisasi pendidikan di SD Negeri 2 Tubanan diharapkan mampu meningkatkan akses sekolah terhadap teknologi pembelajaran, memperkuat kompetensi guru dalam penggunaan media digital, serta mendorong siswa lebih siap menghadapi perkembangan dunia pendidikan modern.
Selain memberikan manfaat bagi proses pembelajaran saat ini, program tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia pendidikan dasar.
Melalui langkah ini, PLN UIK Tanjung Jati B kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan sosial masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, demi menciptakan generasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. (ADV)






