Demak, JatengNews.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler UIN Walisongo Semarang Posko 20 Desa Jungpasir menggelar sosialisasi bertema Penguatan Personal Boundaries di MTs Bandar Alim Jungpasir, Jumat (16/05/2026).
Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas 8 sebagai bagian dari program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Mahasiswa KKN menghadirkan pemateri dari kalangan mahasiswa Psikologi UIN Walisongo, yakni Elok Nur Faikoh, yang juga merupakan Duta Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo serta Duta Walisongo Campus Ambassador.
Dalam pemaparannya, Elok menjelaskan pentingnya personal boundaries atau batasan diri dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menerangkan bahwa setiap individu memiliki hak untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan kesehatan mental dalam berbagai hubungan sosial, baik dengan teman, guru, maupun keluarga.
“Personal boundaries penting agar seseorang mampu menghargai dirinya sendiri serta terhindar dari tindakan yang merugikan secara fisik maupun emosional,” jelas Elok di hadapan para peserta.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian personal boundaries, cara menetapkan batasan yang sehat, serta langkah menghadapi situasi yang melanggar kenyamanan diri. Para siswa terlihat aktif menyimak dan terlibat dalam sesi diskusi.
Suasana semakin hidup ketika memasuki sesi tanya jawab. Beberapa siswa mengajukan pertanyaan terkait pengalaman mereka dalam pergaulan sehari-hari dan cara menghadapi tekanan sosial di lingkungan sekitar.
Tidak hanya sosialisasi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi konsultasi personal bagi siswa yang ingin berbagi cerita secara lebih privat.
Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi ketika seorang siswi memberanikan diri menceritakan pengalaman terkait kekerasan dalam lingkungan keluarganya.
Dengan pendekatan yang hangat dan penuh empati, pemateri memberikan pendampingan awal kepada siswi tersebut. Setelah sesi konsultasi berlangsung, siswi itu mengaku merasa lebih lega karena akhirnya memiliki ruang aman untuk bercerita.
Mahasiswa KKN Posko 20 Desa Jungpasir mengaku bersyukur kegiatan yang mereka rancang dapat memberikan dampak nyata bagi peserta didik.
“Kami merasa bahagia karena kegiatan ini tidak hanya menjadi program kerja semata, tetapi benar-benar membantu siswa memahami pentingnya menjaga diri dan berani berbicara ketika menghadapi masalah,” ujar salah satu mahasiswa KKN Posko 20.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap siswa MTs Bandar Alim semakin memahami hak-hak dasar mereka sebagai individu, mampu membangun batasan diri yang sehat, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat, beretika, dan peduli terhadap kesehatan mental.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: R. Dian Pramesti


