SEMARANG, Jatengnews.id – Sebanyak 45 anggota PKK RW 02 Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang antusias mengikuti sosialisasi dan pengenalan media informasi darurat sampah pada Rabu (8/7/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung di TK Tunas Kartini, Jalan Bader Mas I/1, Kecamatan Semarang Utara, ini merupakan program kerja individu Della Letelay, mahasiswa semester VI Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM), dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kegiatan yang berlangsung pukul 16.30–17.20 WIB tersebut diawali dengan pembagian buku saku bertajuk Katalog Informasi Tanggap Lingkungan Kota Semarang. Modul visual tersebut dirancang untuk memudahkan masyarakat memahami panduan praktis mengenai pelaporan darurat sampah, pemilahan sampah, serta pemberdayaan masyarakat melalui Bank Sampah.
Dalam pemaparannya, Della menekankan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga. Ia menyampaikan bahwa Kota Semarang menghasilkan lebih dari 1.000 ton sampah setiap hari atau sekitar 365.000 ton sampah per tahun.
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai cara memilah sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya serta beracun (B3) sebelum disetorkan ke bank sampah, serta mekanisme pelaporan permasalahan sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Melalui pendekatan komunikasi visual, saya merancang modul ini agar informasi dan prosedur pengelolaan lingkungan yang cukup kompleks dapat dipahami masyarakat dengan lebih mudah,” ujar Della kepada Jatengnews.id melalui pres rilisnya, Jumat (10/6/2026).
Ia berharap panduan tersebut dapat menjadi bekal bagi para anggota PKK untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari rumah tangga sehingga mampu mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya sebelum disalurkan ke bank sampah.
Program KKN tersebut mendapat apresiasi dari perangkat lingkungan setempat. Ketua RW 02 Kelurahan Kuningan, Sarini, menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran Mbak Della dari Universitas Semarang di RW 02. Materi yang disampaikan sangat jelas, sementara modul visual yang dibagikan membantu warga memahami langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mengelola sampah di rumah maupun prosedur pelaporan jika ditemukan tumpukan atau permasalahan sampah,” kata Sarini.
Untuk menjaga antusiasme peserta, kegiatan juga diselingi sesi ice breaking berupa kuis interaktif berhadiah yang dipandu langsung oleh Della. Lima pertanyaan diajukan kepada peserta, mulai dari materi pengelolaan sampah rumah tangga hingga besarnya volume timbulan sampah di Kota Semarang setiap tahun.
Suasana berlangsung meriah saat para anggota PKK berlomba-lomba menjawab pertanyaan dengan benar untuk memperoleh hadiah.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen para anggota PKK RW 02 Kelurahan Kuningan untuk mulai membiasakan pemilahan sampah dari rumah sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (01).
Penulis: Tim Mahasiswa KKN
Editor: Shodiqin


