SEMARANG, Jatengnews.id – Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera untuk berbagi kepada masyarakat melalui kegiatan penyembelihan dan distribusi hewan kurban di wilayah Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.
Kegiatan yang bekerja sama dengan mitra Dapur SPPG Tugu Karanganyar tersebut dilaksanakan dengan menyembelih satu ekor sapi dan delapan ekor kambing.
Secara simbolis, proses penyembelihan dilakukan terhadap satu ekor sapi dan lima ekor kambing di lokasi kegiatan, sementara sebagian hewan kurban lainnya telah lebih dahulu didistribusikan ke masjid dan warga sekitar.
Ketua Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera, Rizky Wicaksono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan nilai-nilai keagamaan sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Tujuan kami jelas mengikuti perintah agama, meneladani Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam momentum Idul Adha. Selain itu, kami ingin berbagi dengan masyarakat dan para relawan yang selama ini membantu kegiatan dapur,” ujarnya, Kamis (28/05/2026).
Rizky menjelaskan, daging kurban dibagikan secara langsung kepada relawan dapur, warga sekitar, serta para penerima manfaat program dapur SPPG. Ia menegaskan daging tersebut tidak diolah kembali menjadi menu program MBG, melainkan murni dibagikan kepada masyarakat.
“Target penerima manfaat sekitar 1.200 orang untuk wilayah kelurahan ini dan semoga bisa terdistribusi dengan baik,” katanya.
Menurut Rizky, kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari program corporate social responsibility (CSR) yayasan yang sebelumnya telah dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Tengah, seperti Temanggung dan Wonosobo.
Ia menyebut yayasan saat ini mengelola lima dapur SPPG, terdiri dari tiga dapur di Temanggung, satu dapur di Sapuran Wonosobo, dan satu dapur di Kecamatan Tugu, Kota Semarang.
“Kegiatan CSR ini merupakan tanggung jawab kami untuk mengembalikan amanah kepada masyarakat. Bentuknya bergilir, tidak hanya kurban, tetapi juga bantuan alat kesehatan, kursi sekolah, dan kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Mitra Dapur SPPG Tugu, Iwa Sugriwa, mengatakan distribusi daging kurban difokuskan untuk masyarakat di sekitar wilayah RW 01 Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Tugu.
“Kupon yang dibagikan sekitar 200 penerima dan distribusinya langsung diantar ke rumah warga agar tidak menimbulkan kerumunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dapur SPPG Tugu saat ini memiliki sekitar 50 pegawai, dengan 80 persen di antaranya merupakan warga sekitar. Selain itu, dapur tersebut juga melayani sekitar 30 sekolah di Kecamatan Tugu, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus kami tingkatkan ke depan agar keberadaan SPPG benar-benar bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


