SEMARANG, Jatengnews.id – PT PLN Indonesia Power UBP Semarang bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah, LAZ Annur, dan Persatuan Istri Pegawai dan Karyawati (PIPK) PT PLN Indonesia Power menggelar khitanan massal bagi 50 anak dhuafa dan yatim piatu di Kota Semarang.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berlangsung, di Klinik Khitan Hasna Kota Semarang, Selasa (23/6/2026).
Manajer Administrasi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Eva Wirabuana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, PT PLN Indonesia Power dapat bersinergi dengan sejumlah mitra dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kami bekerja sama dengan YBM PLN, Persatuan Istri Pegawai dan Karyawati (PIPK) PT PLN Indonesia Power, serta Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), sehingga khitanan massal tahun ini dapat terlaksana dengan baik dan diikuti oleh 50 peserta,” ujarnya.
Menurut Eva, khitanan massal tidak hanya membantu masyarakat dalam menjalankan syariat agama, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi adik-adik peserta, khususnya anak-anak laki-laki yang mengikuti khitanan massal. Semoga perusahaan dan seluruh pihak yang terlibat juga mendapatkan keberkahan dari kegiatan sosial yang kami laksanakan bersama para mitra,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Kehadiran perwakilan Dinas Kesehatan yang mewakili Ibu Wali Kota Semarang menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti. Ke depan, Insyaallah kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan bersama masyarakat. Kami ingin terus bergandeng tangan dan bersinergi untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua LAZ Annur PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Sutarto, menjelaskan bahwa pelaksanaan khitanan massal sengaja dilakukan pada masa liburan sekolah agar tidak mengganggu aktivitas belajar para peserta.
“Kami biasanya memanfaatkan momen liburan sekolah, baik saat libur semester maupun akhir tahun. Karena itu kegiatan seperti ini sering dilaksanakan pada bulan Januari, Juni, atau Desember ketika anak-anak sedang tidak mengikuti proses belajar mengajar,” ujarnya.
Menurut Sutarto, program khitanan massal telah menjadi agenda sosial yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Selain membantu meringankan beban orang tua, kegiatan tersebut juga mendukung pelaksanaan kewajiban bagi anak laki-laki Muslim.
“Khitan merupakan salah satu kewajiban bagi anak laki-laki Muslim. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi peserta maupun keluarganya,” katanya.
Ia menambahkan, panitia juga melakukan pemantauan pasca-khitan untuk memastikan kondisi peserta tetap baik selama masa pemulihan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah, Retno Widowati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi antara lembaga zakat dan dunia usaha dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, hari ini kami dapat melaksanakan program khitanan massal berkat sinergi yang baik antara IZI Jawa Tengah, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, LAZ Annur, dan PIPK PT PLN Indonesia Power,” ujarnya.
Retno menjelaskan, seluruh peserta yang mengikuti khitanan massal merupakan anak-anak dari keluarga dhuafa dan yatim piatu yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Semarang.
“Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 50 anak. Prioritas kami adalah anak-anak dhuafa dan yatim piatu yang membutuhkan dukungan serta perhatian bersama,” katanya.
Menurutnya, program khitanan massal tidak hanya membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga memberikan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak serta keluarga mereka.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta dan keluarganya. Semoga kolaborasi yang terjalin antara berbagai pihak dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Dr. dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp.PD, yang hadir mewakili Wali Kota Semarang, turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan kepedulian PT PLN Indonesia Power UBP Semarang bersama IZI Jawa Tengah yang telah memfasilitasi kegiatan khitanan massal ini. Program seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.
Abdul Hakam berharap seluruh peserta dapat menjalani proses pemulihan dengan baik setelah menjalani khitan.
“Mudah-mudahan anak-anak yang mengikuti khitanan hari ini diberikan kesehatan, tidak merasakan sakit yang berkepanjangan, serta dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Ia menilai kolaborasi antara perusahaan, lembaga zakat, dan pemerintah merupakan bentuk sinergi positif yang perlu terus diperkuat dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Kota Semarang. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara


