KARANGANYAR, Jatengnews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar berencana memperpanjang masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bagi sekolah yang kuotanya belum terpenuhi. Langkah ini diambil setelah ditemukan sejumlah sekolah dasar negeri yang belum mendapatkan pendaftar hingga pengumuman hasil seleksi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan proses SPMB telah berlangsung pada 18–22 Juni 2026. Hasil seleksi diumumkan pada Kamis (25/6/2026). Untuk jenjang SMP, pendaftaran dilakukan secara daring, sedangkan jenjang SD dilaksanakan secara luring.
“Dari hasil monitoring panitia, memang ada beberapa sekolah yang sampai saat ini masih nol pendaftar. Belum ada pendaftaran sama sekali,” ujar Hendro, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terlebih dahulu menunggu proses daftar ulang sebelum menentukan kebijakan lanjutan. Salah satu opsi yang tengah disiapkan adalah memperpanjang masa pendaftaran bagi sekolah yang masih kekurangan peserta didik.
“Kami akan merumuskan setelah daftar ulang. Kemungkinan nanti pendaftaran akan kami perpanjang satu minggu setelah daftar ulang, baik untuk satuan pendidikan SMP maupun SD,” katanya.
Hendro menegaskan, kebijakan tersebut bertujuan memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh layanan pendidikan yang layak dan kesempatan untuk bersekolah.
“Harapan kami semua bisa terlayani dan pemerintah hadir memberikan fasilitas pendidikan, terutama agar anak-anak kita semuanya bisa sekolah. Nanti akan kami carikan sekolah-sekolah yang kuotanya masih ada,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat empat SD Negeri yang hingga kini belum mendapatkan peserta didik baru. Sekolah-sekolah tersebut berada di Kecamatan Jatipuro, Jenawi, Jumantono, dan Tawangmangu.
Ia menduga minimnya jumlah pendaftar dipengaruhi faktor lokasi sekolah yang relatif jauh dari permukiman warga.
“Kalau dari analisis awal, mungkin karena faktor kewilayahan. Lokasi sekolah tidak terlalu berdekatan dengan masyarakat sekitar, sehingga minat pendaftar masih rendah,” pungkasnya.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Jaka N


