BATANG, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) menghadirkan peta administrasi Desa Kreyo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengelolaan informasi serta perencanaan pembangunan desa.
Program pembuatan peta administrasi ini digagas oleh Karina Miranti Arsita Putri, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip dari jurusan Oseanografi. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dengan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
Ide program tersebut berangkat dari hasil survei dan diskusi bersama Sekretaris Desa Kreyo. Dalam diskusi tersebut diketahui bahwa informasi administrasi desa masih belum sepenuhnya lengkap. Kondisi itu kemudian mendorong Karina untuk menyusun peta administrasi sebagai media informasi yang dapat membantu pemerintah desa maupun masyarakat.
Karina menjelaskan, peta administrasi merupakan salah satu informasi dasar yang penting bagi sebuah pemerintahan desa.
“Saya melaksanakan program ini karena peta administrasi merupakan peta dasar yang perlu dimiliki oleh setiap kantor pemerintahan. Saya harap peta administrasi Desa Kreyo yang telah dibuat dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan masyarakat sebagai media informasi serta pendukung perencanaan pembangunan desa,” ujarnya.
Dalam proses pembuatannya, mahasiswa memanfaatkan data spasial yang disediakan Badan Informasi Geospasial (BIG) melalui Ina-Geoportal. Data tersebut kemudian dipadukan dengan survei lapangan untuk memastikan kesesuaian informasi, termasuk titik koordinat dan kondisi di wilayah Desa Kreyo.
Data yang telah diperoleh dan diverifikasi selanjutnya diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengolahan tersebut menghasilkan peta administrasi yang menggambarkan wilayah Desa Kreyo secara lebih jelas dan informatif.
Peta tersebut tidak hanya menampilkan batas administrasi desa, tetapi juga dilengkapi informasi mengenai sejumlah fasilitas umum yang terdapat di wilayah Desa Kreyo. Dengan demikian, keberadaan peta diharapkan dapat membantu perangkat desa dalam memperoleh informasi spasial secara lebih mudah.
Sebagai luaran program, peta administrasi tersebut dicetak dalam bentuk banner berukuran A1 sehingga dapat dipasang dan dimanfaatkan sebagai media informasi di Balai Desa Kreyo.
Peta administrasi tersebut kemudian diserahkan kepada perangkat Desa Kreyo pada Rabu (12/9) di Balai Desa Kreyo. Penyerahan menjadi tahap akhir dari rangkaian program yang telah dilakukan mahasiswa KKN.
Kepala Desa Kreyo, Suryoto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan peta administrasi desa.
“Kami mengucapkan terima kasih karena telah melaksanakan program ini. Peta yang disusun membantu kami saat membutuhkan data administrasi desa,” ungkapnya.
Kehadiran peta administrasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai luaran kegiatan KKN, tetapi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemerintah Desa Kreyo. Selain menjadi media informasi, peta tersebut juga dapat mendukung penyusunan berbagai program serta perencanaan pembangunan desa berbasis data dan kondisi wilayah.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Undip menunjukkan bahwa pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu desa memiliki informasi wilayah yang lebih lengkap, terstruktur, dan mudah diakses.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi





