SEMARANG, Jatengnews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meresmikan Dharma Daycare, layanan penitipan anak yang dikelola Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah, di Jalan Menteri Supeno 2B, Kota Semarang, Senin (29/6/2026).
Kehadiran Dharma Daycare diharapkan menjadi solusi bagi keluarga, khususnya pasangan suami istri yang sama-sama bekerja, dengan menghadirkan layanan pengasuhan anak yang aman, nyaman, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dharma Daycare dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti alat peraga edukatif, kamar mandi dan wastafel yang dirancang sesuai ukuran anak, ruang khusus bayi, hingga layanan pemantauan kesehatan bekerja sama dengan dokter gigi dan dokter spesialis anak.
Sumarno berharap Dharma Daycare dapat menjadi contoh bagi pengelolaan penitipan anak di Jawa Tengah.
“Kami sangat berharap pada Dharma Daycare ini semua unsur harus terpenuhi, sehingga bisa menjadi percontohan bagi daycare yang lain,” kata Sumarno.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Dharma Wanita Persatuan Jawa Tengah yang menghadirkan layanan penitipan anak dengan memperhatikan aspek pendidikan, pola asuh, kesehatan, dan tumbuh kembang anak.
Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah, Indah Sumarno, menjelaskan bahwa sebelumnya DWP telah mengelola layanan penitipan anak di lokasi yang sama. Namun, operasionalnya sempat berhenti akibat pandemi Covid-19.
Kini, layanan tersebut dihidupkan kembali dengan konsep dan nama baru, yakni Dharma Daycare.
“Alhamdulillah tahun ini kita kembali bisa menghidupkan daycare dengan nama yang baru dan suasana baru. Dharma Daycare adalah nama yang kita pilih sesuai dengan pengelolanya, yaitu Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.
Menurut Indah, selain menjadi tempat penitipan anak, Dharma Daycare juga memberikan berbagai kegiatan edukatif, seperti pembentukan akhlak, stimulasi motorik halus, hingga motorik kasar sesuai tahap perkembangan anak.
“Sehingga orang tua yang menitipkan merasa tenang dan bisa bekerja dengan maksimal tanpa ada kekhawatiran, sementara anak-anak juga mendapatkan edukasi yang baik,” katanya.
Indah menegaskan bahwa Dharma Daycare mengedepankan misi sosial sehingga biaya yang dikenakan relatif terjangkau dibandingkan fasilitas yang tersedia.
Untuk layanan full day, orang tua dikenakan biaya Rp1 juta per bulan, yang sudah mencakup makan siang dan camilan sore.
“Untuk saat ini, bagi anak-anak full day biayanya Rp1 juta, sudah termasuk makan siang dan snack sore,” jelasnya.
Ke depan, Dharma Daycare juga akan menggandeng psikolog untuk memantau perkembangan psikologis maupun tumbuh kembang anak secara berkala.
“Jadi, ketika misalnya ada permasalahan, nanti kita bantu mencari letak permasalahannya sehingga bisa ditangani sejak dini,” pungkas Indah.
Penulis : Jaka N
Editor : Shodiqin


