SEMARANG, Jatengnews.id – Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 mencatat lonjakan antusiasme peserta. Sebanyak 206 tim dari berbagai daerah di Jawa Tengah dipastikan mengikuti kompetisi sepak bola usia muda yang akan berlangsung mulai 21 Juli hingga 30 Agustus 2026.
Direktur Kompetisi PSSI Jawa Tengah, Setyo Agung Nugroho, mengatakan tingginya jumlah peserta menjadi sinyal positif perkembangan pembinaan sepak bola usia muda di Jawa Tengah.
Kompetisi tahun ini diikuti 79 tim kategori U-13, sebanyak 95 tim U-15, dan 32 tim U-17. Seluruh peserta akan bersaing memperebutkan tiket menuju putaran nasional Piala Soeratin.
“Saya melihat antusiasme mereka sangat tinggi. Walaupun kondisi ekonomi tidak mudah, mereka tetap berpartisipasi. Ini memang momen yang ditunggu-tunggu dan menjadi bagian dari pembinaan usia muda,” kata Agung usai manager meeting dan drawing Piala Soeratin Jateng 2026 di Hotel Grasia Semarang, Selasa (14/7/2026).
Menurut Agung, meningkatnya jumlah peserta menunjukkan klub-klub di Jawa Tengah tetap serius melakukan pembinaan pemain muda secara berkelanjutan. PSSI Jawa Tengah pun berupaya memberikan wadah kompetisi yang lebih kompetitif sebagai bagian dari proses pembinaan.
Pada kategori U-13, sebanyak 79 tim dibagi ke dalam 20 grup. Sementara kategori U-15 diikuti 95 tim yang terbagi dalam 24 grup, sedangkan kategori U-17 diikuti 32 tim yang dibagi menjadi delapan grup.
Untuk kategori U-13 dan U-15, juara dan runner-up dari setiap grup akan lolos ke babak 32 besar, ditambah tiga tim peringkat ketiga terbaik.
“Untuk U-13 dan U-15 nanti diambil juara dan runner-up tiap grup, kemudian ada tambahan tiga peringkat ketiga terbaik. Setelah itu masuk ke babak 32 besar, sistemnya seperti Piala Dunia, kemudian berlanjut ke 16 besar, perempat final, semifinal, hingga final,” jelasnya.
Sementara itu, pada kategori U-17, dua tim terbaik dari masing-masing grup langsung melaju ke babak 16 besar sebelum memasuki fase gugur.
Babak penyisihan hingga 16 besar akan digelar di sejumlah daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Untuk kategori U-13 dan U-15, pertandingan berlangsung di Kabupaten Pati, Kabupaten Tegal, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Karanganyar. Adapun kategori U-17 akan digelar di Kabupaten Pati, Kabupaten Banyumas, dan Kota Surakarta.
Agung menjelaskan penentuan lokasi pertandingan dilakukan melalui proses verifikasi terhadap klub yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. Selain itu, pembagian grup juga mempertimbangkan kedekatan wilayah agar biaya perjalanan peserta lebih efisien.
“Pesertanya dari seluruh Jawa Tengah. Karena itu kami kelompokkan berdasarkan zona yang berdekatan agar biaya perjalanan tidak terlalu besar dan tidak memberatkan peserta,” ujarnya.
Untuk menjamin kelancaran kompetisi, PSSI Jawa Tengah telah menyiapkan perangkat regulasi, termasuk Panitia Disiplin dan Komisi Disiplin, guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran selama turnamen berlangsung.
“Tentunya kami memiliki regulasi, aturan main, serta perangkat seperti Panitia Disiplin dan Komisi Disiplin. Semua sudah kami siapkan, meski kami berharap kompetisi dapat berjalan lancar tanpa adanya pelanggaran,” pungkasnya.
Penulis : Jaka N
Editor : Alif Nazzala Rizqi


