Makna Kemerdekaan RI bagi Wagimin: Rumah yang Dulu Gelap Kini Terang Berkat YBM PLN

Untuk pertama kalinya, rumah yang selama bertahun-tahun bergantung pada aliran listrik dari tetangga akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri.

SALATIGA, Jatengnews.id – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kebahagiaan menyelimuti keluarga Wagimin yang tinggal di Soka RT 11 RW 07, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.

Untuk pertama kalinya, rumah yang selama bertahun-tahun bergantung pada aliran listrik dari tetangga akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri melalui program penyambungan listrik gratis dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, Senin (3/8/2026).

Senyum haru terpancar dari wajah Wagimin saat jemarinya perlahan menekan sakelar. Dalam sekejap, cahaya lampu menerangi setiap sudut rumahnya. Momen sederhana itu menjadi hadiah kemerdekaan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Bagi sebagian orang, menyalakan lampu merupakan hal yang biasa. Namun bagi Wagimin, hadirnya listrik di rumahnya menjadi simbol harapan baru. Tak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga memberikan rasa aman, nyaman, serta optimisme untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Alhamdulillah, saya benar-benar tidak menyangka akhirnya rumah kami memiliki listrik sendiri. Terima kasih kepada PLN,” ujar Wagimin dengan mata berkaca-kaca.

Selama bertahun-tahun, keterbatasan ekonomi membuat keluarganya belum mampu memasang sambungan listrik secara mandiri. Saat malam tiba, aktivitas keluarga hanya mengandalkan penerangan seadanya karena masih menumpang listrik dari rumah tetangga.

Kini, kondisi itu berubah. Rumah yang dahulu gelap telah dipenuhi cahaya sehingga seluruh anggota keluarga dapat beristirahat, belajar, dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Program penyambungan listrik gratis tersebut merupakan wujud kepedulian Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN yang menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, serta wakaf dari insan PLN kepada masyarakat yang membutuhkan.

Manager PT PLN (Persero) UP3 Salatiga, Y.B. Wawan Dwi P., mengatakan setiap sambungan listrik yang diberikan bukan sekadar menghadirkan energi, melainkan juga membuka harapan baru bagi masyarakat.

“Momentum Kemerdekaan Republik Indonesia mengingatkan kita bahwa kemerdekaan juga harus dirasakan melalui pemerataan akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk listrik. Melalui YBM PLN, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Semoga listrik yang kini telah menyala di rumah Pak Wagimin membawa manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh keluarganya,” ujar Wawan.

Ia menambahkan, program ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terus hidup. YBM PLN hadir sebagai jembatan untuk menghadirkan terang sekaligus harapan bagi masyarakat yang belum menikmati akses listrik secara mandiri.

Bagi Wagimin, peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini memiliki makna yang berbeda. Di tengah semarak perayaan dan kibaran Merah Putih, keluarganya akhirnya dapat merasakan kemerdekaan dalam wujud yang nyata. Cahaya yang selama ini hanya menjadi impian kini benar-benar menyala di rumah mereka, membawa harapan baru untuk menatap masa depan yang lebih baik. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN