KARANGANYAR, Jatengnews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau panjang yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta krisis air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Sugiharjo, mengatakan BPBD telah berkoordinasi dengan Perhutani, Polres, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar, Satpol PP, dan relawan untuk memperkuat langkah pencegahan. Apel siaga juga dijadwalkan digelar awal Agustus 2026.
“Kemarau panjang sangat berpotensi terjadinya karhutla dan krisis air bersih. Kita meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai antisipasi,” ujar Sugiharjo, Selasa (28/7/2026).
Selain mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat dan pendaki agar tidak melakukan aktivitas pemicu kebakaran, BPBD juga menyiapkan dua armada tangki air untuk mengantisipasi kekeringan di 18 desa pada 11 kecamatan yang berpotensi terdampak.
“Masyarakat yang membutuhkan air bersih tidak perlu administrasi yang rumit. Laporkan saja, pasti air bersih kita distribusikan,” pungkasnya.
Penulis : Iwan Iswanda
Editor : Jaka N


